Enam Seruan Ulama dan Akademisi dari Indonesia Timur
NU Online · Kamis, 16 Mei 2019 | 14:00 WIB
- Mendukung terciptanya suasana damai di setiap waktu dan tempat khususnya bulan suci ramadhan.
- Mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga perdamaian, persatuan, dan kesatuan serta menghindari fitnah opini dan interpretasi terkait situasi dan kondisi saat ini, demi menjaga kesucian bulan suci ramadhan dan keutuhan NKRI.
- Meneguhkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah untuk mempertahankan ideologi Pancasila dan UUD 1945.
- Mengajak para alim ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk menjaga keutuhan bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melawan siapapun yang memecah belah umat dan memelopori makar.
- Mendukung kinerja dan keputusan KPU, BAWASLU, serta lembaga resmi negara terkait keputusan Pemilu 2019
- Mempercayakan persoalan keamanan dan hukum kepada aparat resmi negara, hukum sebagai bentuk ketaatan kepada waliyul amri. (Hadi/Muiz)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua