Fraksi PPP: Kolom Agama di KTP Jangan Dikosongkan
NU Online · Jumat, 7 November 2014 | 16:02 WIB
Jakarta, NU Online
Fraksi PPP DPR RI memandang lebih baik pemerintah dan DPR segera mengatur dasar hukum adanya identitas agama seseorang pada dokumen kependudukan, terutama bagi mereka yang faktanya menganut agama di luar agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.<>
âMisalnya, dia mengaku bergama Dayak Kaharingan yang selama ini dimasukkan ke dalam salah satu dari enam agama tersebut,â kata Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Arwani Thomafi di Gedung DPR RI, Jumâat (7/11). Â
âTerkait hal itu, perlu disepakati dulu bagaimana penanganannya. Jangan dikosongkan karena itu bisa ditafsirkan bahwa orang tersebut tidak beragama. Memeluk agama adalah manifestasi nyata dari sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa,â tambahnya.
Kolom agama dalam dokumen kependudukan cukup penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara sekuler. Sekalipun juga bukan negara agama.
âKolom agama adalah manifestasi nyata dari sila ke-1 Pancasila. Tegas sekali menunjukkan perbedaan kita dengan negara-negara lain. Pencantuman agama dalam kolom KTP amat penting, untuk kepentingan warga negara itu sendiri. Problem akan muncul dalam persoalan perkawinan, hak asuh anak dan lain lain,â pungkas Arwani.
Seperti diwartakan, selain menghentikan megaproyek KTP elektronik atau e-KTP, Menteri Dalam Negeri âKabinet Kerjaâ Tjahjo Kumolo memberikan sinyal untuk boleh mengosongkan kolom agama dalam KTP. (Red: Anam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua