Gelar Apel Akbar, IPPNU Kerahkan 5000 Pelajar Putri
NU Online · Rabu, 26 September 2012 | 09:33 WIB
Jakarta, NU Online
IPPNU akan mengadakan apel akbar di Parkir Timur Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Sedikitnya lima ribu pelajar putri akan memadati alun-alun tersebut pada pukul 06.00 hingga 12.00, Sabtu 6 Oktober 2012.
<>
Apel akbar ini menandai pembukaan Rakornas PP IPPNU di Sidoarjo, Jawa Timur. Sementara apel yang akan dihadiri lima ribu pelajar putri NU, melibatkan pembicara antara lain, KH. Said Aqil Siroj, Ketum PBNU, H. Asad Said Ali, Wakil Ketum PBNU, Menakertrans, BNN (Badan Narkotika Nasional), H Syaifulah Yusuf, Wagub Jatim, dan Bupati Sidoarjo.
Dalam apel akbar ini, para pelajar putri bersama Menakertrans dan BNN mendeklarasikan Laskar Pelajar Anti Radikalisme dan Anti Narkoba. Mereka dari barisan pelajar, bersedia menjadi barisan terdepan dalam menangkal paham radikalisme dan ketergantungan narkotika.
Kepanitiaan sayembara penulisan kreatif berupa cerpen dan puisi IPPNU, akan mengumumkan nama pemenangnya dalam apel tersebut. Selama enam bulan, dewan juri yang ditunjuk panitia sudah menyeleksi nama pemenang dari 256 kontestan.
Apel akbar digelar IPPNU antara lain dalam rangka mengembangkan potensi pelajar putri NU, membangun silaturahmi antarsesama pelajar putri NU regional Jawa Timur dan nasional, dan membangun sensitifitas pelajar dalam merespon kasus-kasus di kalangan pelajar.
Selain itu, apel akbar yang melibatkan ribuan pelajar putri ini dimaksudkan untuk membangun semangat bela negara, kebangsaan, anti radikalisme, dan anti narkotika.
Pertumbuhan fisik dan mental anak bangsa, dimulai sedini mungkin. Apel akbar yang digalang IPPNU menjadi satu kontribusi pelajar NU dalam perkembangan sosial dan pemikiran di tingkat pelajar.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua