Gus Mus: Semoga Saya Sekian Saja Jadi Rais Aam
NU Online · Senin, 3 Agustus 2015 | 10:06 WIB
Jombang, NU Online
Dalam sidang pleno penentuan tata tertib (Tatib), Ahad (2/8) yang berlangsung alot, sebagian Muktamirin memohon kepada Rais Aam PBNU untuk hadir di persidangan. Para Muktamirin yakin, bahwa peran dan kharisma ulama dapat menyelsaikan kondisi buntu dalam persidangan Tatib tersebut.
<>
Setelah membidani pertemuan para kiai sepuh dan Rais Aam Wilayah seluruh Indonesia pagi hari di Pendopo Jombang, Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) akhirnya hadir dalam sidang pleno tatib lanjutan, Senin (3/8) siang, untuk memberikan sambutan sekaligus taushiyah di hadapan ribuan Muktamirin di ruang sidang pleno Tatib di Alun-alun Jombang, Jawa Timur.
Ia mengaku sedih dengan sejumlah peristiwa di forum muktamar yang diselemuti suasana tegang dan perdebatan tajam. Saya mohon sekali lagi, kita membaca surat Al-Fatihah dengan ikhlas, mohon syafaatnya (Nabi Muhammad SAW).
"Rais Aam yang membikin saya menjadi punya posisi seperti ini. KH Sahal Mahfud, mengapa beliau wafat sehingga saya memikul beban ini. Saya pinjam telinga anda, doakan saya, ini terakhir saya menjabat jabatan yang tidak pantas bagi saya," tutur Gus Mus.
Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang ini merasa berat memikul tanggung jawab sebagai pemimpin tertinggi di NU. "Doakan, mudah-mudahan saya hanya sekian saja untuk jadi Rais Aam."
"Saya belum tidur, bukan apa-apa, tapi karena memikirkan anda-anda sekalian. Saya mohon maaf kepada semua muktamirin terutama yang dari jauh dan tua-tua, teknis panitia yang mengecewakan anda, maafkanlah mereka, maafkan saya. Itu kesalahan saya, mudah-mudahan anda sudi memaafkan saya," pungkas Gus Mus. (Mahbib)
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua