Gus Ulil Jelaskan Dua Pengelompokan Isu Lingkungan
NU Online · Rabu, 31 Juli 2024 | 20:30 WIB
Mufidah Adzkia
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil menjelaskan dua pengelompokan mengenai isu lingkungan yaitu small habitat (al-biah al shughra) dan big habitat (al-biah al kubra).
“Small habitat mencakup isu-isu lingkungan pada skala nasional dan lokal, contohnya kerusakan lingkungan, peminggiran masyarakat adat, hancurnya keragaman hayati, polusi, sampah, dan sebagainya. Sedangkan, big habitat mencakup isu-isu lingkungan pada skala global seperti perubahan iklim, pemanasan global, kematian terkait perubahan iklim (climate change related death),” jelas Gus Ulil, beberapa waktu lalu di Jakarta.
Gus Ulil mengaku lebih cenderung ke green Islam pada level small habitat. Dia mempertanyakan green Islam pada isu lingkungan secara global, karena menurutnya kontroversial dan menimbulkan polarisasi di Barat sehingga memunculkan gejala culture war.
“Pada level fiqih membicarakan bagaimana mengatasi lingkungan, peminggiran masyarakat adat, polusi, dan semuanya menurut saya bagus, saya dukung total itu, tetapi itu tidak berarti kita setuju pada level big habitat,” terangnya.
Gus Ulil mengatakan bahwa green Islam dalam level small habitat akan disetujui kiai maupun non-kiai, umat muslim maupun non-muslim, akan bergerak dan PBNU pun akan mendukung.
Tetapi dalam isu green Islam level big habitat, Gus Ulil menegaskan bahwa dia secara pribadi dan yakin PBNU tidak akan terlibat karena dia mengkhawatirkan bahwa isu tersebut hanya akan dijadikan pembenaran.
“Saya membedakan 2 level, level fiqih yaitu small habitat dan big habitat kemudian level kedua yaitu level ideologi, kalau level ideologi saya tidak mau masuk karena ini bukan masalah kita,” tandas Gus Ulil.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua