Habib Umar: Halal Bihalal Dapat Dimaksimalkan untuk Konsolidasi NU
NU Online · Selasa, 16 Juni 2020 | 12:30 WIB
Samsul Huda
Kontributor
Semarang, NU Online
Agenda saling memaafkan antarsesama muslim pada hari Idul Fitri yang dikemas dengan acara halal bihalal yang diselenggarakan NU dapat dijadikan ajang untuk konsolidasi organisasi.
Plt Mudir Aam Idarah Aliyah Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Habib Umar Muthohar mengatakan, acara halal bihalal yang diselenggarakan PWNU ini jangan hanya dijadikan forum untuk saling bermaafan saja, tetapi harus dimaksimalkan untuk membangun dan memperkuat kembali kekuatan NU.
"Harus ada perasaan tulus dalam bermaafan, apalagi halal bihalal yang diselenggarakan oleh Jamiyah NU," kata Habib Umar ketika menyampaikan taushiyah dalam Halal Bihalal Temu Balung Pisah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah di kantor PWNU Jateng, Jl Sr Cipto 180 Semarang, Senin (15/6).
Menurutnya, dengan semangat yang tulus ikhkas itu, maka akan semakin menguatkan jamiyah, tidak ada ganjalan dan dendam terselubung antara sesama pengurus maupun dengan warga yang dilayaninya.
"Memang selama bareng-bareng ngurus organisasi pasti muncul berbagai perbedaan dan ketidakpuasan atas munculnya sebuah keputusan atau kebijakan yang berpotensi memunculkan prsangka-prasangka. Ini bisa diupayakan untuk diakhiri melalui cara saling memaafkan dalam acara halal bihalal," tegasnya.

Dia menambahkan, kalau sudah saling memaafkan, maka semakin mendorong tumbuhnya sikap saling menjaga kehormatan, tidak saling menjatuhkan. Dengan demikian jamiyah NU akan semakin maju, tidak ada pertikaian internal yang membuang-buang energi.
"Potensi yang dimiliki pengurus dan warga akan dapat dikonsentrasikan untuk membangun kekuatan dalam berkhidmah kepada warga atau jamaah. Karena itu usai halal bihalal ini diharapkan pengurus akan semakin kompak dalam ngurus organisasi," ucapnya.
Ketua PWNU Jateng, M Muzammil mengatakan, karena masih dalam pandemi Covid-19 acara ini digelar secara online melalui aplikasi zoom yang diikuti seluruh PCNU se-Jateng, mustasyar dan a'wan Syuriyah PWNU.
Menurutnya, acara ini juga digelar ofline, sejumlah pengurus PWNU bersama 18 pimpinan lembaga dan 15 badan otonomnya di halaman parkir Gedung PWNU Jateng dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Kami berharap setelah halal bihalal ini, meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, program organisasi terutama terkait dengan pelayanan warga tetap bisa dijalankan," pungkasnya.
Kontributor: Samsul Huda
Editor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua