Haul Ayahanda Ketua Umum PBNU Dipadati Ribuan Jamaah
NU Online · Ahad, 15 Desember 2013 | 14:00 WIB
Cirebon, NU Online
Tidak kurang 5000 jamaah hadir pada malam puncak peringatan Haul Ke-24 Al-Maghfurlah KH Aqil Siroj di Majlis Tarbiyatul Mubtadi-ien Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (14/12) malam. Kiai Aqil merupakan ayahanda Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.
<>
Sebelumnya, sejumlah rangkaian acara digelar dalam menandai dimulainya peringatan haul sekaligus khotmil Al-qur’an dan khotmil Alfiyah Ibnu Malik ini, antara lain ziarah akbar, tahlil umum, temu gagas alumni, halaqah kepesantrenan, dan pentas kajian Alfiyah 1002 bait oleh para khatimin.
KH Muhammad Bj, sekretaris acara mengatakan, selain bertujuan untuk mendoakan dan mengharapkan berkah dari para pendiri pesantren, kegiatan ini merupakan ajang tahunan bagi para alumni untuk mempererat tali silaturrahmi, baik dengan para kiai, sesama alumni, maupun masyarakat pesantren pada umumnya.
“Ya paling tidak, haul merupakan ajang tahunan bagi para alumni dan masyarakat umum untuk mendoakan dan mengharapkan berkah dari para pendiri pesantren, selebihnya, menjadi tempat untuk memperkuat ikatan silaturrahmi,” ungkap Kiai Muhammad.
Dalam sambutan atas nama keluarga, KH Musthofa Aqil mengamanatkan kepada segenap santri dan alumni agar dapat meneladani akhlak dan kiprah pengabdian para pendiri pesantren. Kiai Musthofa mengatakan, semasa hidupnya, mendiang Kiai Aqil tidak hanya mengandalkan intelektualitas dan retorika dalam berdakwah, tetapi juga menggunakan kekuatan hati hingga memberi dampak dan manfaat yang besar bagi masyarakat.
“Meski dengan tema sederhana, saat menyampaikan pidato maupun pengajian, Kiai Aqil mampu memberikan manfaat nyata bagi para santri maupun masyarakat, sebab, Kiai Aqil mampu mengantarkan pengetahuan dari hati kepada hati, bukan sekadar dari mulut ke pendengaran,” papar Kiai Musthofa mengenang Ayahandanya.
KH Aqil Siroj merupakan tokoh pendiri dari Majlis Tarbiyatul Mubtadi-ien (MTM) Pondok Pesantren Kempek Cirebon. Ia lahir tahun 1917 dan wafat pada tahun 1990.
Selain haul KH Aqil siroj, perhelatan ini juga digelar untuk memperingati wafatnya KH Nashir Abu Bakar dan Nyai Afifah Harun, yang juga merupakan para pendiri MTM pondok pesantren Kempek, Cirebon. (Sobih Adnan/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua