Jakarta, NU Online
Rukyatul Hilal atau pengamatan bulan sabit untuk penentuan awal Rabiul Awal atau bulan Maulid 1434 H, Sabtu (12/1) telah berhasil melihat hilal di sejumlah daerah, antara lain di Gresik Jawa Timur, dan Sukabumi Jawa Barat.<>
Di Gresik, rukyat dilakukan di Bukit Condrodipo. Laporan rukyat disampaikan oleh H M. Inwanuddin. Sementara di Sukabumi, rukyat dilakukan di Pelabuhan Ratu, antara lain KH Muhammad Anshori, KH Emoh, dan KH Masyhud.
Berdasarkan data hisab dalam almanak NU, posisi hilal pada saat dilakukan rukyat, Sabtu petang memang sudah cukup tinggi, lebih 5 derajat di atas ufuk.
“Alhamdulillah almanak kita cocok. Kami ucapkan terimakasih kepada jajaran Lajnah Falakiyah NU di berbagai daerah yang telah menyelenggarakan rukyat,” kata KH A. Ghazalie Masroeri, dihubungi NU Online.
Karena hilal telah terlihat maka tanggal 1 Rabiul Awal 1434 akan jatuh pada hari Ahad, bertepatan dengan 13 Januari 2013. Terhitung mulai Sabtu malam, umat Islam sudah berada di bulan maulid.
“Mari kita syiarkan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk menggerakkan roda dakwah, seperti dulu dilakukan oleh Shalahuddin Al-Ayyubi,” kata Kiai Ghazali.
Menurutnya, peringatan hari kelahiran baginda Nabi dan pembacaan shalawat tidak harus dilakukan pada tepat tanggal 12 Rabiul Awal, tetapi bisa dilakukan di sepanjang bulan ini.
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
5
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
6
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
Terkini
Lihat Semua