Ini Pesan Rais ‘Aam PBNU Saat Lantik Pimpinan Pusat Pergunu
NU Online · Sabtu, 25 Februari 2017 | 05:55 WIB
Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin melantik pengurus Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) di Pondok Pesantren NU Al-Mansuriyah Ta’limushibyan Bonder, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (25/2) siang.
Pada kesempatan tersebut, Rais ‘Aam mendukung penuh apa yang akan dilakukan Ketua Umum Pergunu KH Asep Saifuddin Chalim, pada periode kedua kepemimpinannya, yang akan mengubah paradigma pendidikan Indonesia menjadi lebih baik dan bertanggung jawab, pendidikan yang menciptakan peserta didik kreatif dan berdaya saing tinggi.
Rais ‘Aam menyarankan Pergunu untuk meningkatkan kualitas guru dan kurikulum di lingkungan Nahdlatul Ulama. Ia juga menyarankan untuk menularkan teladan pengelolaan pendidikan yang baik seperti yang dilakukkan Kiai Asep Saifuddin Chalim di Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto.
Karena, lanjut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat tersebut, guru sangat berperan dalam pembentukan generasi muda Indonesia. “Apakah akan menjadi generasi medsos “hoax”,” katanya, itu terkait dengan peran guru.
Guru juga, katanya, berperan dalam menagkal generasi yang sudah banyak dipengaruhi narkoba. “Sekarang darurat narkoba. Bahaya global!” tegasnya pada kegiatan yang akan dirangkai dengan Rapat Kerja Nasional Pergunu tersebut.
Ia mengingatkan juga agar guru menjaga muridnya tidak menjadi Islam yang tekstual juga tidak menjadi liberal. Karena, hal itu, bukan kepribadian Nahdlatul Ulama.
Hadir pada kesempatan tersebut, Mustasyar PBNU TGH. Lalu Turmudzi Badaruddin, Ketua PWNU NTB TGH. Ahmad Taqiuddin Mansur, beberapa pejabat pemerintahan di NTB seperti Kapolda, Bupati, Wali Kota, dan ribuan Nahdliyin. (Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
5
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
6
Puncak Kemarau Tiba, Ancaman Karhutla hingga Kebakaran Sampah Diprediksi Meningkat
Terkini
Lihat Semua