Kabar duka datang dari keluarga KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid), Dai muda yang juga salah satu pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PBNU. Pada Selasa (15/5) malam istri tercintanya, Hj Nia Fitriyati dipanggil Allah SWT saat melahirkan anak keempat yang juga merupakan putra (anak laki-laki) pertama pasangan ini.
"Innalillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Kami atas nama keluarga memohon bantuan doa bacaan surat Al Fatihah untuk istri tercinta dan Ibu dari anak-anak kami almarhumah Hj Nia Fitriyati dan putra tercinta yang baru lahir Muhammad Asyiqal Musthofa yang telah kembali Kepada Allah SWT. Semoga arwah beliau berdua diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala salah khilafnya, dan senantiasa dilimpahi rahmat, inayah, kasih sayang dan ridha Nya serta dianugerahi syafaat Rasulullah Muhammad SAW. Amiin. Alfatehah," tulis Gus Hayid sebagaimana diterima NU Online, Rabu (16/5) dini hari.
Berdasarkan informasi dari Muhammad Fadholi, adik kandung Gus Hayid, almarhumah meninggal dunia Selasa (15/5) sekitar pukul 22.00 WIB di Lumajang, Jawa Timur, tempat tinggal orang tua Gus Hayid.
"Gus Hayid memang bernadzar jika anaknya laki-laki ia menginginkan dilahirkan di Lumajang di kediaman orang tuanya," kata Fadholi.
Namun, Allah berkehendak lain. Setelah bayi lahir dan meninggal dunia, Hj Nia Fitriyati juga ikut dipanggil oleh Allah SWT. Kedua jenazah akan dimakamkan Pacitan, tanah kelahiran Hj Nia Fitriyati.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari seluruh teman dan kerabat kepada pria ramah yang juga Sekretaris Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Pusat ini. Salah satunya dari H Abdul Karim, Ketua HIPSI Lampung.
"Insyaallah beliau syahidah (meninggal secara syahid), dan putranya yang bayi masih suci ini semoga keduanya min ahli jannah (termasuk penduduk surga)," ujarnya. (Red: Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua