Islam harus Dijaga dari para "Penunggang" Gelap
NU Online Ā· Senin, 24 September 2012 | 03:27 WIB
Jakarta, NU Online
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengingatkan, Islam, sebagaimana agama-agama lain, pada dasarnya baik menurut ajaran murninya. Agama samawi ini terkesan menjadi buruk karena ada sejumlah kepentingan yang menungganginya.<>
Menurut Hasyim, kepentingan tersebut tak hanya datang dari luar tapi bisa juga dari penganutnya sendiri. Konflik antarumat beragama, misalnya, lebih banyak dipicu oleh kepentingan politik atau ekonomi ketimbang oleh ajaran agama itu sendiri.
āItu karena bukan berdasar pada kemurnian ajaran, tapi karena kepentingan-kepentingan tertentu,ā tuturnya sebagaimana disiarkan sebuah stasiun televisi swasta di Jakarta, Ahad (23/9) siang.
Mantan Ketua Umum PBNU ini menjelaskan, sejatinya agama Yahudi, Nasrani, dan Islam adalah agama serumpun. Ketiganya sering dikenal dengan sebutan al-hanafiyah al-samhah (yang lurus dan toleran). āTapi kalau sudah masuk kepentingan non-agama, seperti politik, semuanya menjadi kacau,ā ujarnya.
Ditambahkan, selain pemahaman yang benar, umat Islam juga dituntut menggunakan cara-cara yang baik dalam mengomunikasikan ajaran. Keberhasilan Walisongo dalam mendakwahkan Islam di Nusantara tak lepas dari kebijaksanaannya dalam menyampaikan ajaran.
āKarena cara membawakan yang tidak benar, Islam bisa dituduh sebagai tidak benar,ā katanya.
Hasyim menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk menampilkan karakter Islam yang ramah. Selain untuk menciptakan suasana yang harmonis, karakter ini akan menyelamatkan Islam dari citra yang negatif di mata orang lain.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis Ā : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Gus Yahya Sampaikan Pesan KH Nurul Huda Djazuli agar Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
2
Meski Sudah Gabung BoP, Pasukan Perdamaian TNI Tewas Ditembak Israel di Lebanon
3
Halal Bihalal: Tradisi Otentik Nusantara Sejak Era Wali Songo
4
Banjir Berulang di Ketanggungan Brebes, Warga Desak Pemerintah Lakukan Normalisasi Sungai
5
Penyelenggaraan Haji 2026 Sesuai Jadwal, Jamaah Mulai Berangkat 22 April
6
Gus Dur, Iran, dan Anti-Impersialisme
Terkini
Lihat Semua