Jawa Tengah Jadi Kontingen dengan Atlet Terbanyak di Porseni NU
NU Online · Ahad, 15 Januari 2023 | 08:00 WIB
Malik Ibnu Zaman
Kontributor
Boyolali, NU Online
Jawa Tengah menjadi kontingen yang mengirimkan atlet terbanyak pada perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama (Porseni NU) 2023 yang diselenggarakan di Solo pada 14-21 Januari 2023.
Mereka mengirimkan peserta sebanyak 511 atlet, di mana kontingen Jawa Tengah mengikuti seluruh cabang yang dilombakan dalam Porseni NU, baik yang beregu maupun perorangan
"511 peserta intinya cabang olahraga dan seni dari Jawa Tengah semuanya mengirim. Seperti sepak bola kita punya 3 tim, kemudian MTQ juga punya 3 peserta, karena kategorinya kan 3 kategori santri, kategori pelajar, kategori mahasiswa. Itu kita banyak tambahan itu," ujar Manager Kontingen Jawa Tengah Mahsun Mahfudz Kepada NU Online saat ditemui di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (14/1/2023).
Ia menjelaskan bahwa Jawa Tengah mendapatkan limpahan cabang olahraga dan seni yang tidak dihadiri oleh PWNU di luar Jawa Tengah. Lebih lanjut ia mengatakan proses yang dilakukan oleh Kontingen Jawa Tengah sudah lama.
"Mengorganisasikan 3 lembaga yang ada di PWNU Jateng yaitu RMI, LP Ma'arif, LTN. Lalu kita kumpulkan untuk mencari atlet-atlet, dan santri-santri kita identifikasi, kita kumpulkan. Tetapi seleksinya seleksi alam, Karena kita tidak sempat membuat event seleksi," imbuhnya.
Lebih lanjut Mahsun menjelaskan yang dimaksud dengan seleksi alam itu yaitu di daerahnya pernah juara atau tidak, lalu dipanggil apakah siap atau tidak, kalau tidak siap ya bilang tidak siap.mengundurkan diri. Kalau nggak siap nanti ya bilang nggak siap.
"Jadi nanti dilatih oleh ketiga lembaga yang ada di PWNU Jawa Tengah. Jadi dilatih oleh lembaga-lembaga tersendiri RMI mentraining dari RMI, LP Ma'arif dari LP Ma'arif, dengan cara mereka masing-masing," jelasnya.
Sementara itu sampai dengan Sabtu (14/1/2023) malam Koordinator Registrasi Muhammad Najib Hakim menjelaskan bahwa seluruh peserta Porseni NU sudah tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.
Sebelumnya peserta terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui web, nanti akan menampilkan id card yang sudah ter QR Code.
"Jadi nanti ketika registrasi ulang atau verifikasi QR Code itu langsung muncul informasi presensi peserta. Lalu kita verifikasi dulu. Jadi yang tidak terverifikasi tidak akan muncul QR Code-nya," ujarnya.
Kontributor: Malik Ibnu Zaman
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Andy Burnham Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Inggris, Gantikan Keir Starmer
Terkini
Lihat Semua