Jemaah Haji Indonesia akan Kenakan Mukena Seragam
NU Online · Selasa, 27 Agustus 2013 | 09:12 WIB
Jakarta, NU Online
Selain mengenakan baju seragam batik, jemaah haji Indonesia juga akan mengenakan mukena seragam selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
<>
Menurut Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, penggunaan seragam, termasuk mukena, diperlukan untuk menunjukkan identitas jemaah haji asal Indonesia.
"Kita sudah memiliki identitas batik tapi tidak dipakai sehari-hari dalam ibadah. Untuk itu perlu ada mukena khusus ibadah," kata Anggito pada acara penandatanganan hibah desain mukena bagi jemaah haji Indonesia di Jakarta, Senin.
Kementerian Agama, ia menjelaskan, hanya menyediakan desain dan tidak akan memperjualbelikan mukena tersebut.
"Properti (desain) ini milik Kemenag, tapi pengadaan oleh bank-bank penerima setoran haji dan untuk dihibahkan kepada jemaah," jelasnya.
Ia mengatakan, sampai saat ini Indonesia masih menjadi negara yang paling banyak mengirimkan jemaah haji ke Arab Saudi.
Setelah pemangkasan kuota pengiriman jemaah sebesar 20 persen sesuai ketentuan pemerintah Arab Saudi, jemaah asal Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1434H/2013M terdiri atas 168.800 orang yang mencakup 155.200 calon haji jalur reguler dan 13.600 calon haji jalur khusus.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua