Kartanu Sudah Jangkau 70.000 Nahdliyin di Batang
NU Online · Kamis, 24 Mei 2012 | 10:16 WIB
Batang, NU Online
Program pembuatan Kartanu (kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama) di wilayah PCNU Kabupaten Batang Jawa Tengah telah berhasil mendata sebanyak 74.608 warga Nahdliyin di 10 MWC dari 15 MWC.<>
Demikian disampaikan oleh Koordinator Pembuatan Kartanu Batang, Ahmad Zaenuri, yang juga merupakan Sekretaris PCNU Batang kepada NU Online seusai meninjau pelaksanaan pemotretan Kartanu di wilayah PRNU Kauman, MWC NU Kecamatan Batang, baru-baru ini.
Program Kartanu ini telah dimulai sejak awal Mei 2012 yang lalu dan direncanakan selesai pada awal Juni 2012 nanti. Dalam pelaksanaannya, PCNU Batang menggandeng rekanan pihak ketiga yang telah berpengalaman menangani pembuatan Kartanu di daerah lain.
Menurut Ahmad Zaenuri, program Kartanu ini selain bertujuan untuk mendata potensi warga nahdliyin di Kabupaten Batang, juga diharapkan dapat memantik beberapa MWC yang selama ini pasif agar dapat aktif kembali. “Nampaknya, program ini cukup efektif untuk merangsang kembali keaktifan dari beberapa MWC,” ungkapnya.
Untuk memperoleh Kartanu, seorang nahdliyin harus terdaftar oleh PR (Pengurus Ranting) NU setempat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya orang bukan NU yang memiliki Kartanu. Setelah itu, orang tersebut harus mengisi formulir yang telah disediakan. Selanjutnya, pemotretan dilakukan secara terjadwal menyesuaikan dengan aktivitas warga desa setempat.
Proses pembuatan kartanu ini hanya membutuhkan waktu kurang-lebih 15 menit untuk setiap orang. Artinya, warga tidak perlu menunggu terlalu lama karena Kartanu dapat langsung jadi setelah pemotretan dilakukan.
Dalam pembuatan Kartanu ini, seorang warga Nahdliyin dimintai infaq sebesar Rp. 5.000,- yang sebagian besar dari dana tersebut dikembalikan untuk kas PR setempat. Diharapkan, dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan PR tersebut.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : M Arif Rahman Hakim
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua