Prabowo Sampaikan Mulai 1 Juli 2026 Indonesia Tak Lagi Impor Solar
NU Online · Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Suci Amaliyah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia mulai tidak lagi mengimpor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sejak 1 Juli 2026.
Hal itu disebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mewujudkan swasembada energi.
"Sehingga mulai tahun ini, mulai 1 Juli 2026 kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri,'' ujar Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo mengatakan penghentian impor solar didukung oleh kemampuan Indonesia memproduksi diesel berbasis campuran biodiesel 50% atau B50 yang menggunakan bahan baku kelapa sawit.
"Janji swasembada energi sekarang kita sudah mulai wujudkan dengan pertama kali swasembada BBM jenis solar kita berhasil produksi disel dengan B50 dari kelapa sawit," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, penghentian impor solar memberikan dampak terhadap penghematan devisa negara.
"Kita berhasil menghemat devisa Rp170 triliun sekitar 9,5 miliar Dolar AS tidak lagi harus kita kirim keluar negeri," ujar Prabowo.
Indonesia telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas pangan dan menilai capaian tersebut menunjukkan kemampuan Indonesia menghadapi tantangan pangan global.
"Dan karena kebijakan-kebijakan kita dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam 4 tahun, ternyata berhasil kita capai dalam waktu 1 tahun," kata Prabowo.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
2
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
3
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
4
Banjir di Aceh Utara, Ansor Desak Pemerintah Tingkatkan Kesiapsiagaan
5
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
Terkini
Lihat Semua