Kemacetan, Bencana yang Menjadi Berkah bagi Pedagang
NU Online · Rabu, 22 Agustus 2012 | 01:10 WIB
Cianjur, NU Online
Macet total di Jalur Puncak-Cianjur, mendatangkan berkah tersendiri bagi pedagang sayur mayur, oleh-oleh khas Cipanas dan mereka mengaku dapat meraup keuntungan hingga 50 persen.<>
"Macet kali ini, menjadi berkah tersendiri untuk kami, dimana banyak penguna jalan yang membeli sayur mayur yang kami tawarkan, sambil menunggu kendaraan mereka dapat kembali berjalan," kata Yeye (57) salah seorang pedagang sayur mayur di Jalan Raya Pasekon, Selasa.
Dia mengatakan, tingginya angka penjualan sayur mayur, membuat dia terpaksa memesan sejumlah komoditi yang habis dalam setengah hari, ke sejumlah petani di Kecamatan Pacet, untuk melengkapi stok di kios sayurnya.
"Tahun ini, keuntungan yang kami dapatkan mencapai 50 persen dalam satu hari. 'Marema nya', pembeli, membuat kami menaikan harga penjualan masing-masing komoditi, seperti tomat, wortel dan sayuran jenis daun-daunan, antara Rp1000 sampai Rp2500 perkilo atau ikatnya," ucapnya.
Sementara itu, hal yang sama diakui sejumlah pedagang asongan makanan ringan jenis Gemblong dan tahu Sumedang. Macet totalnya Jalur Puncak-Cipanas, menjadi keuntungan tersendiri bagi mereka.
Hingga sore menjelang, Agus (23) pedagang gemblong makanan ringan dari beras ketan yang dicampur dengan gula merah cair, mengaku, mendapat keuntungan hingga Rp200 ribu rupiah. Menjelang malam, dia dan sejumlah pedagang lainnya, menambah stok gemblongnya hingga seratus buah.
"Sampai pukul 20.00 WIB, tambahan stok gemblong yang saya bawa tinggal beberapa puluh lagi. Alhamdulillah yang lain kesal terjebak macet, bagi kami menjadi berkah tersendiri," ungkapnya sambil tersenyum.Â
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber  : Antara
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua