Kemenkes Gandeng Platform Kesehatan Digital untuk Konsultasi Pasien Isoman
NU Online · Rabu, 7 Juli 2021 | 06:00 WIB
Ilustrasi: Melalui layanan telemedicine, rumah sakit bisa melakukan skrining awal untuk pasien dengan gejala sedang atau berat termasuk pemberian paket obatnya melalui fasilitas pelayanan kefarmasian yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan secara gratis.
Syifa Arrahmah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pasien positif Covid-19 yang sedang isolasi mandiri butuh konsultasi, butuh ketenangan, diperhatikan, dan tahu bahwa mereka menerima pengobatan yang benar.
Untuk memastikan hal itu, pihaknya menyediakan layanan telemedicine guna mempermudah proses konsultasi pasien dengan dokter tanpa harus datang ke rumah sakit.
"Maka kita bekerjasama dengan 11 platform telemedicine untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan juga jasa pengiriman obat secara gratis. Dibantu ditanggung oleh Teman-teman telemedicine, startup, dan juga Kementerian Kesehatan," jelas Menkes Budi Gunadi saat konferensi pers secara virtual, Senin (5/7) kemarin.
Menurut Menkes, melalui layanan ini, rumah sakit bisa melakukan skrining awal untuk pasien dengan gejala sedang atau berat termasuk pemberian paket obatnya melalui fasilitas pelayanan kefarmasian yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan secara gratis.
Tak hanya itu, platform telemedicine ini juga terintegrasi dengan laboratorium testing PCR. Bagi pasien yang ingin melakukan uji PCR bisa dilakukan melalui form telemedicine yang tersedia.
"Jadi di sini saya mengucapkan terima kasih kepada sebelas platform telemedicine yaitu Alodokter, GetWell, Good Doctor dan GrabHealth, Halodoc, KlikDokter, dan KlinikGo. Kemudian Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok. Semua ini diberikan secara gratis sebagai kontribusi dari 11 platform telemedicine dan obat-obatannya dilakukan juga dari Kementerian Kesehatan," ucap Menkes.
Melansir dari laman resmi covid19.go.id, dilaporkan penambahan 29.745 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan kasus baru itu tersebar di 36 provinsi. Maka, hingga Selasa (6/7), total pasien Covid-19 di Tanah Air berjumlah 2.313.829 orang.
Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, penambahan tertinggi ada di DKI Jakarta sebanyak 482.264 kasus, disusul Jawa Barat dengan 350.719 kasus dan Jawa Tengah dengan 232.839 kasus. Sementara itu, secara kumulatif, pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 14.416 orang, sehingga jumlahnya menjadi 1.942.690 orang.
Kemudian, ada penambahan 558 kasus kematian akibat Covid-19. Dengan demikian, pasien Covid-19 meninggal dunia jadi 61.140 orang.
Hingga Selasa (6/7), tercatat jumlah total diperiksa 20.600.052 spesimen Covid-19 dari 16.947.492 orang.
Kontributor: Syifa Arrahmah
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua