Ketum PBNU: Berbahagialah Menjadi Perempuan
NU Online · Sabtu, 19 September 2015 | 14:01 WIB
Surabaya, NU Online
Berbahagialah menjadi perempuan. Sebab, di dalam Al-Quran ada satu surat bernama An-Nisa' yang berarti perempuan. Banyak cerita tentang perempuan yang bisa diteladani Fatayat.<>
Ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan hal tersebut saat didaulat memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi perhelatan Kongres Ke-15 Fatayat NU di GOR Kertajaya, Surabaya, Sabtu (19/9).
Bahkan, tambah Kang Said, Rasulullah SAW sangat mencintai tiga hal: istri, parfum, dan shalat. "Rasulullah sangat mencintai perempuan karena tinggi derajatnya. Makanya, beliau mengajarkan untuk menghormati perempuan. Jujur, saya iri terhadap perempuan," ujarnya disambut aplaus ribuan peserta kongres.
Kiai asal Kempek Cirebon ini menuturkan, orang yang pertama kali mati syahid juga perempuan, dialah Sumayyah ibunda Ammar bin Yasir, budaknya Abu Jahal. "Dia tegar ketika disuruh untuk murtad meski diancam dibunuh. Esok harinya, sang suami, juga turut dibunuh karna tidak mau murtad," tuturnya.
Bahkan, ada perempuan pedagang yang sukses di Madinah, namanya Ummul Qusyairiyah. Ada juga sahabat perempuan yang suami, anak, dan saudaranya mati syahid di medan perang. Ia bangga karena keluarganya syahid di jalan Allah.
"Ada juga seorang wali perempuan yang memiliki pemikiran bahwa Tuhan itu jangan ditakuti, jangan dijadikan bahan menakut-nakuti, tapi dicintai. Itu idenya perempuan. Tuhan Maha Kasih Sayang jika ada hamba beribadah, bertaubat, yaitu Sayyidah Rabiah Al-Adawiyah," urai Kiai Said.
Yang hebat lagi, tambahnya, Imam Syafi’i memiliki guru sebanyak 16 orang perempuan. Oleh karena itu, Pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah Jakarta Selatan ini berharap, Fatayat bisa terinspirasi kisah-kisah tersebut untuk bekal memajukan organisasi.
"Sudah saatnya Fatayat NU lebih siap menerima estafet kepemimpinan dalam rangka membangun perabadan Indonesia dan dunia. Yaitu, pemikiran keislaman NU yang moderat dan ramah," tandas Kiai Said.
Di akhir pengarahan, Kiai Said menyampaikan selamat atas terselenggaranya Kongres Ke-15 Fatayat NU. "Semoga sukses dan melahirkan keputusan yang bermanfaat bagi semua," pungkasnya. (Musthofa Asrori/Fathoni)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
4
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
5
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
6
‘Gak Srawung Gak Ditulung’: Etika Bertetangga di Zaman Serba Sibuk
Terkini
Lihat Semua