Yogyakarta, NU Online
KH Masyhuri Malik mangungkapkan, ada dua hal penting yang harus dipikirkan dan dilaksanakan NU saat ini. Pertama, pembenahan organisasi dari tingkat pusat hingga ranting. Kedua, adalah membangun ekonomi mikro.<>
Ketua Pelaksana Kaderisasi PBNU ini menambahkan, NU sebagai organisasi harus memproteksi konsumsi produk, seperti air mineral, sabun dan pasta gigi. Selama ini kita sering minum air mineral dengan merk-merk terkenal. Tanpa kita sadari itu hanya membuat para pemodal besar semakin tambah kaya.
“Dengan membeli produk-produk mereka, kita menyumbang kepada para pengusaha itu. Lebih baik kita menyumbang kepada warga kita sendiri,” tandas KH Masyhuri Malik dalam Halaqah NU di Pesantren ar-Robitha, Krapyak Lor, Sleman, Kamis (11/6) siang.
Dengan ekonomi kuat, NU akan menjadi organisasi kokoh. NU tidak mudah terombang ambing pada pragmatisme. Gerakan ekonomi ini bisa dimulai dari hal-hal yang kecil, misalnya usaha air mineral kemasan.
“Orang-orang NU tidak hanya sebagai pemain pasar, tapi juga harus menjadi produsen produk-produk pokok masyarakat, seperti air mineral dan sabun,” ajak Kiai Masyhuri yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PCNU Bekasi. .
Hal penting lainnya yang perlu dilakukan dalam tubuh NU adalah pembenahan organisasi. “NU harus membenahi organisasi agar untuk mempersiapkan satu abad mendatang. Jika organisasi tertata, maka pemimpin NU tidak akan kerja sendiri,” ujar Kiai Masyhuri.
Dalam Halaqah itu dihadiri para kiai dan pengurus PWNU DIY serta pengurus PCNU se-DIY. Di dalam forum itu, Kiai Masyhuri juga menyatakan siap untuk dicalonkan sebagai ketua umum PBNU dalam Muktamar ke-33 NU di Jombang pada tanggal 1-5 Agustus mendatang. (Suhendra/Fathoni)
Terpopuler
1
Gara-gara Dirut Pertamina Oplos Pertalite Jadi Pertamax, Bagaimana Dampaknya bagi Mesin Kendaraan?
2
Amal Baik Sebelum Puasa: Saling Memaafkan dan Bahagia Menyambut Ramadhan
3
Doa Awal Ramadhan yang Diajarkan Rasulullah
4
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1446 H
5
Melihat Lebih Dalam Kriteria Hilal NU dan Muhammadiyah
6
Analisis Prakiraan 1 Ramadhan 1446 H
Terkini
Lihat Semua