Kunjungi PBNU, Dubes Azerbaijan Undang Gus Yahya dan Harap Diundang di R20
NU Online · Senin, 8 Agustus 2022 | 13:00 WIB
Dubes Azerbaijan untuk Indonesia Jalal Mirzayev dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: NU Online/Suwitno)
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menerima kunjungan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Jalal Mirzayev, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin (8/8/2022).
Dalam kunjungan tersebut, Mirzayev mengundang kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu untuk dapat berkunjung ke Azerbaijan. Ia meminta agar Gus Yahya dapat memberikan pandangan untuk mempererat hubungan antara NU dan komunitas Muslim di sana.
“Kita juga mengundang Gus Yahya untuk datang ke Azerbaijan untuk mengubah pandangan bagaimana kita bisa memberikan dorongan positif hubungan dan kerja sama bilateral antara NU dan organisasi agama lain di Azerbaijan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Mirzayev juga meminta agar tokoh agama dari Azerbaijan dapat diundang untuk menghadiri forum Religion of Twenty (R-20) yang akan dihelat PBNU pada November 2022 mendatang di Bali. “Kami mungkin bisa berpartisipasi melalui organisasi Muslim Azerbaijan di pertemuan antartokoh agama di Bali,” katanya.
Gus Yahya membenarkan bahwa Dubes Azerbaijan meminta ada delegasi dari Azerbaijan untuk turut hadir berpartisipasi pada forum R20 tersebut. “Beliau juga menyampaikan secara resmi permintaan agar ada delegasi dari Azerbaijan yang diundang untuk berpartisipasi di dalam forum R20 yang akan kita gelar di Bali pada tanggal 2 dan 3 November yang akan datang,” imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Gus Yahya langsung meminta daftar nama yang dapat diundang dalam forum yang bakal diikuti oleh tokoh-tokoh agama dunia ini. “Saya meminta pada beliau memberikan nama-nama yang direkomendasikan dan kita akan mengundang delegasi dari Azerbaijan itu untuk ikut berpartisipasi di dalam forum tokoh-tokoh agama,” ujarnya.
Selain itu, Gus Yahya juga menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kerja sama antara NU dan organisasi Islam di Azerbaijan khususnya, dan Asia Tengah secara lebih luas.
“Kami berdiskusi tentang bagaimana kita meningkatkan kerja sama antara Nahdlatul Ulama dan Azerbaijan, khususnya dengan komunitas Muslim di sana dan juga upaya untuk membangun jaringan yang lebih baik di Asia Tengah,” pungkasnya.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua