Jakarta, NU Online
Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) bekerjasama dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Rassa Indonesia meluncurkan 100 gerobak nasi goreng dan mie goreng di lantai 8 gedung PBNU, Jakarta, Sabtu, (6/10).
<>
Peluncuran gerobak tersebut merupakan bagian program Lazisnu, yakni NU-Preneur yang bertujuan memberdayakan masyarakat mandiri, “Program ini salah satu dari empat pilar program yang dimiliki Lazisnu selain NU-Skil, NU-Care, dan NU-Samrt,” terang H Amir Ma’ruf, Direktur Eksekutif Lazisnu.
Menurut Amir, program ini kerjasama tiga pihak, yaitu Lazisnu, PGN dan Rassa Indonesia. Lazisnu menyiapkan penerima bantuan, PGN membantu modal, dan Rassa yang nantinya akan menyediakan produknya; yaitu mie merk Rassa dan nasi goreng sesuai resep Rassa.
“Dipilihnya Rassa sebagai mitra program ini, selain rasa yang lezat, olahan bahan serta resep yang dipakai untuk memasak bebas MSG (monosodium glutamat) dan bahan pengawet. Bumb dan bahannya bahkan dilengkapi dengan campuran cassava (singkong) hingga 20%,” jelasnya.
Pemakaian singkong sebagai sumber karbohidrat pengganti beras dalam resep Rassa Indonesia, merupakan salah satu terobosan brilian. “Cara ini diharapkan mampu menampung hasi tanaman singkong petani yang masih dipandang sebelah mata. Hal ini menggairahkan petani singkong dan in bagian dari pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Menurut Amir, melalui program pemberdayaan ini, Lazisnu berharap tercipta kemandirian usaha dan membuka luas lapangan kerja.
Hadir pada kesempatan itu, seratus orang penerima bantuan dari sekitar Jakarta, Bogor, Tengerang dan Bekas. Juga perwakilan dari PGN serta dari Rassa Indonesia.
Penulis: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
2
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
3
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
4
Banjir di Aceh Utara, Ansor Desak Pemerintah Tingkatkan Kesiapsiagaan
5
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
6
Innalillahi, Ketua Pertama Lakpesdam NU Abdullah Syarwani Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua