Momentum NU Kalbar Perkuat Pengabdian Masyarakat
NU Online · Senin, 18 Februari 2013 | 07:34 WIB
Pontianak, NU Online
Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama di Kalimantan Barat pada 20 Februari 2013 akan dijadikan sebagai upaya untuk meningkatkan pengabdian NU pada masyarakat.
<>
NU selama ini identik dengan persoalan ritual agama dan ibadah. Sementara kiprahnya untuk masyarakat Kalbar masih perlu ditingkatkan.
“NU Kalbar harus memperlihatkan jiwa atau roh sosialnya. NU bukan melulu bicara soal agama dan syariat, melainkan soal kemaslahatan umat. Harlah nanti itu merupakan momentum bagi NU untuk masyarakat,” kata Wakil Bendahara ISNU Kalbar, Ir Asep Supadi di kantornya, (18/2).
Menurut Asep yang juga seorang pengusaha ini, saatnya bagi NU Kalbar berbuat lebih banyak untuk masyarakat. NU juga jago mengurusi masalah pendidikan, kesehatan, lingkungan, pertanian, perikanan, kelautan, hutan, dan sebagainya.
“Kita berharap, Harlah nanti bukan sebatas seremonial, melainkan tonggak awal berkiprah atau mendedikasikan diri untuk masyarakat. Kiprah NU sangat diharapkan oleh masyarakat Kalbar,” jelas Asep.
PWNU sudah memiliki sejumlah Badan Otonom (Banom), salah satunya ISNU. Banom ini baru saja dikukuhkan oleh Ketua PP ISNU, Dr Ali Masykur Musa M Si di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.
Di dalam organisasi ini berhimpun para intelektual dan pengusaha.
“Memang baru berdiri, namun suatu saat nanti ISNU akan banyak berbuat untuk masyarakat. Tugas terberat ISNU dalam waktu dekat ini adalah memperjuangkan berdirinya UNU Kalbar. Kalau ini sudah keluar izin operasionalnya, itulah dedikasi terbesar ISNU untuk masyarakat di Bumi Khatulistiwa,” tukas Asep.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Rosadi Jamani
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
3
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
4
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
5
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
6
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
Terkini
Lihat Semua