Museum "Melawan Lupa" Janji Palsu Penguasa
NU Online · Selasa, 10 Desember 2013 | 16:00 WIB
Malang, NU Online
Omah Munir resmi menjadi Museum Hak Asasi Manusia (HAM) pertama di Indonesia. Museum yang terletak di, Jl Bukit Berbunga, No.02 Batu, Jawa Timur tersebut diresmikan Ahad (8/9).
<>
Pada senin (9/12) Omah Munir menggelar sarasehan. Salah satu rangkaian acaranya dengan menghadirkan para korban pelanggaran HAM peristiwa semanggi 1998. Satu diantaranya adalah Sumarsih ibu Berdarnus Realino Norma Irawan, korban penembakan Semanggi 1998.
Menurutnya, penembakan yang dilakukan oleh militer terhadap anaknya tidak pernah diusut secara jelas. Tidak hanya itu, pihak kejaksaan pun acapkali menolak pelaporan ibu dari korban penembakan itu.
Kendati demikian, Sumarsih mengaku akan memaafkan siapa saja yang mengaku menembak anakanya dan menolak ketika penembak itu akan mendapatkan hukuman mati.
“Saya sama Cak Munir menyuarakan anti-kekerasan dan mengusut kasus pelanggaran HAM. Jika saya dendam, maka sama saja saya melakuakn hal yang sama dan tidak memutus mata rantai kekerasan itu sendiri,” tegasnya.
Sementara itu Usman Hamid teman dekat alm Munir, menimpali “Omah Munir, ini adalah salah satu icon “melawan lupa” dari janji palsu para pengusa yang ingin mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM, terlebih kasus Cak Munir sendiri yang tak kunjung usai”.
Aktivis HAM itu juga mengatakan, pembelajaran HAM juga harus ditanamkan sejak kecil, “Biarlah para pengusa yang bertahta itu buram akan HAM, namun penerus bangsa jangan sampai tuli akan hal yang urgen itu,” terangnya.(Diana Manzila/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua