Jakarta, NU Online
Daging kurban ternyata tidak diberikan untuk umat muslim saja, namun non-muslim pun juga kebagian. Ini menjadi tonggak harmoni alias kerukunan antarumat beragama.<>
"Kami juga berikan ke semua tetangga yang ada di sekitar mushola," kata Hendratni Sulistianti sebagai pimpinan mushola Bani Yusuf, di Bekasi, Jum'at.
Menurut dia, pemberian daging kurban tersebut dimaksudkan agar sesama tetangga bisa saling menghormati. Bagaimanapun juga sehari-hari mereka semua hidup berdampingan satu sama lain. Salah satu hakekat perayaan hari besar Islam kali ini juga adalah silaturahmi dengan sesama.
Mushola Bani Yusuf pada Idul Adha 1433 Hijriah ini memotong dua sapi dan satu kambing pada pagi ini. Rencananya, daging hewan kurban tersebut akan diberikan pada 350 warga.
Kenikmatan mendapat daging kurban juga dirasakan Agustinus Andika sebagai warga Cijantung, Jakarta Timur. Menurut dia, daging kurban selalu dia dapat dari masjid sekitar rumah setiap hari raya Idul Adha.
Dia mengungkapkan bahwa daging tersebut biasanya dimasak sate bersama-sama dengan keluarga. Selain itu juga terkadang, dirinya pun membagikan kembali daging yang diperolehnya ke tetangga muslim lain.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
6
KH Afifuddin Muhajir: Mekanisme Pemilihan Pemimpin, Apakah Harga Mati atau Beradaptasi?
Terkini
Lihat Semua