NU Expo 2019 Pamerkan Ratusan Jenis Usaha Warga Nahdliyin
NU Online · Selasa, 26 Februari 2019 | 09:55 WIB
Kota Banjar, NU Online
Salah satu acara yang menyedot perhatian masyarakat lokal Kota Banjar dalam rangkaian Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2019 adalah Nahdlatul Ulama Expo 2019 yang bertempat di alun-alun Kota Banjar, Jawa Barat.
Ratusan jenis usaha yang dikelola oleh warga NU dipamerkan dalam area alun-alun Kota Banjar mulai dari manufaktur, kerajinan, usaha budidaya dan usaha lain yang ditata rapi dalam tenda-tenda warna putih.
M Halim Pohan, Pengurus Lembaga Perekonomian NU mengatakan secara total terdapat sebanyak 200an jenis usaha yang dipamerkan dalam kegiatan ini. “Tujuan dari ekspo ini adalah untuk menunjukkan kemampuan wirausaha Nahdliyin pada masyarakat luas,” ujarnya pada NU Online di Kota Banjar, Selasa (26/2).
Tujuan kedua adalah untuk memompa semangat usaha warga Nahdlatul Ulama. “Dengan pameran ini kita ingin mengajak warga NU untuk lebih semangat dalam berwirausaha,” kata dia.
Ia mengatakan bahwa era digital saat ini menawarkan kesempatan pada semua orang untuk memulai usaha. Kesempatan itu semakin terbuka dengan adanya market place yang bisa digunakan dengan seksama.
Rangkaian NU Expo 2019 merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2019 yang diselenggarakan mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2019. Kegiatan yang mengangkat tema “Memperkuat Ukhuwah Wathoniyah untuk Kedaulatan Rakyat”ini bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo Kujangsari, Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. (Ahmad Rozali)
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
4
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
5
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
6
Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
Terkini
Lihat Semua