Nusron Wahid: Inilah Tiga PR Besar Bangsa Indonesia
NU Online · Kamis, 26 November 2015 | 09:01 WIB
Sleman, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H Nusron Wahid menyebutkan tiga masalah pokok yang dihadapi bangsa Indonesia. H Nusron menilai kerja pemerintah dan NU juga Ansor harus memokuskan gerakan untuk mengentaskan tiga masalah utama ini.
<>
“Selagi masih ada kekerasan atas nama agama, kemiskinan, dan korupsi, maka PR bangsa ini masih ada,” kata Nusron dalam sambutan pembukaan Kongres XV GP Ansor yang dihadiri sedikitnya 6000 hadirin di pesantren Sunan Pandanaran, Jalan Kaliurang, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (26/11) pagi.
Pada pembukaan yang juga dihadiri Wapres RI H Jusuf Kalla, Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan pulhan tamu undangan, Nusron mengajak seluruh warga NU khususnya pemuda Ansor untuk mengerahkan segala daya dan upaya mengatasi tiga masalah besar kekerasan atas nama agama, kemiskinan, dan kejahatan korupsi.
Di hadapan H Jusuf Kalla dan Sri Sultan, H Nusron mengatakan bahwa GP Ansor di bawah kepemimpinannya bergerak ke arah penyelesaian tiga masalah ini.
“Mumpung ada Wapres dan Sultan, PP GP Ansor mewajibkan pengurus wilayah dan cabangnya untuk membuka unit usaha. Jadi buat mereka yang selama kepengurusan tidak memiliki unit usaha, maka mohon maaf mereka tidak memunyai hak suara dalam kongres ini,” kata Nusron dengan gaya pidatonya yang khas.
Banser, kata Nusron, hampir selalu hadir memberikan partisipasinya untuk peringatan hari besar agama minoritas di Indonesia. Ia berharap ke depan GP Ansor ke depan menyusun program-program pemberdayaan kadernya untuk menyelesaikan tiga masalah itu. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
Terkini
Lihat Semua