Para Penggerak Masjid Akan Diberi LTM-PBNU Award
NU Online · Selasa, 1 September 2015 | 01:03 WIB
Jakarta, NU Online
Sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan sejumlah individu dan lembaga yang terlibat dalam upaya memakmurkan masjid, Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU akan memberikan LTM-PBNU Award. Penghargaan ini akan diberikan dalam acara NU Cultural and Business Expo 2015 pada 14-16 Oktober mendatang.
<>
Ketua LTM-PBNU KH Abdul Manan Ghani, Senin (31/8) menjelaskan beberapa calon penerima penghargaan adalah H Jusuf Kalla atas upayanya dalam membenahi sound system masjid.
Selanjutnya adalah Bank Mandiri yang selama ini telah bekerjasama dalam mengembangkan program Gismas, atau kotak amal masjid yang kemudian dananya dimasukkan dalam rekening bank Mandiri, termasuk bantuannya dalam menyediakan kaleng-kaleng Gismas yang jumlahnya sampai puluhan ribu.
“Bank Mandiri juga membantu program mudik PBNU yang jumlahnya sampai puluhan kendaraan bis setiap tahunnya,” jelasnya.
Award ketiga akan diberikan pada PT TOA, yang telah mendukung LTM-PBNU untuk sosialisasi sampai ke pelosok negeri, termasuk ke Papua.
Kiai Manan menambahkan, Walikota Lubuk Linggau juga menjadi calon penerima award karena kebijakannya yang menyediakan lima milyar rupiah dana APBD untuk rehabilitas masjid. Selama tiga tahun, sudah hampir 160 masjid yang mendapat manfaat dari dana tersebut.
“Dia juga melaunching Gismas di depan masjid raya dengan memproduksi 20 ribu kaleng,” tuturnya.
Para muharrik atau penggerak masjid yang aktif juga akan mendapatkan penghargaan ini, seperti di Bogor yang mampu membangun masjid dengan bagus dari sumbangan anak-anak sekolah.
“Ini harus dipacu supaya muharriknya berlomba,” tandasnya.
Ditambahkannya bahwa di pesantren Tambak Beras Jombang, masjidnya berwawasan lingkungan karena air bekas berwudhu dimasukkan ke kolam lele dan untuk menyirami tanaman sehingga masjid menjadi bersih dan nyaman bagi lingkungan. (Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
5
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua