Para Saudagar NU Berkumpul di Jakarta
NU Online · Sabtu, 14 September 2013 | 11:54 WIB
Jakarta, NU Online
Sejumlah saudagar atau pengusaha NU melakukan pertemuan di Mall of Indonesia, Jakarta, Sabtu (14/9). Pertemuan ini diinisiasi oleh Himpunan Pengusaha NU (HPN) dengan maksud untuk menjalin silahturahmi sekaligus membuka peluang bisnis.
<>
Mereka datang dari 13 PWNU se-Indonesia serta para pemilik usaha individu yang ingin mengembangkan jaringan bisnisnya.
Sebagian diantaranya telah menggelar pameran produknya sejak Senin, 9 September dan akan berakhir sampai 22 September.
Ketua HPN Abdul Kholik menjelaskan, organisasinya berusaha menjadi jembatan silaturrahmi bisnis, baik diantara sesama komunitas pengusaha NU maupun dengan pihak luar.
Ia mengungkapkan, di setiap badan otonom dan lembaga NU, selalu ada program pemberdayaan ekonomi, sehingga kadangkala muncul kesan masing-masing berjalan sendiri-sendiri.
“Disini HPN berperan untuk menjembatani, mengkomunikasikan, dan merangkul,” katanya.
Ia menegaskan, HPN tidak mendirikan usaha baru, tetapi berusaha saling memperkuat yang sudah ada. “Ada satu daerah memiliki satu potensi yang dibutuhkan oleh daerah lainnya. Disini kita berusaha membantu.”
Diantara jenis usaha yang perkembangannya sedang difasilitasi oleh HPN adalah permodalan mikro finance, supplier ke supermarket, dan agen tiket pesawat dan pemesanan hotel.
Beberapa produk yang dipamerkan diantaranya batik bermotif religi yang merupakan usaha milik sebuah pesantren di Yogya, furniture, garmen, produk herbal kuliner, dan lainnya. Sebelumnya sudah pernah digelar pameran usaha NU di Jakarta dan di Surabaya.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj serta jajaran pengurus lainnya menyempatkan diri melihat-lihat dan berdialog dengan para pemilik stand setelah acara pembukaan pertemuan saudagar tersebut. (mukafi niam).
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
4
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
5
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
6
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
Terkini
Lihat Semua