Parade Hadrah Al Banjari Meriahkan Pasar Rakyat
NU Online · Ahad, 10 Februari 2013 | 12:32 WIB
Jombang, NU Online
Kegiatan Pasar Rakyat Indonesia hasil kerjasama antara PBNU dengan PCNU Jombang terus mendapat perhatian masyarakat. Warga sekitar tidak semata mendapat sembako atau sembilan bahan pokok yang relatif terjangkau, juga bisa menikmati parade kesenian dan kebolehan dari warganya.
<>
Hal itu seperti pelaksanaan Pasar Rakyat Indonesia di Jombang pada hari kedua, Ahad pagi hingga siang (10/2). Pengunjung bisa juga menikmati parade banjari sejak pagi hingga jelang shalat dhuhur.
Penampilan ini sengaja dibuat beda dan panjang lantaran sebagai media untuk menampilkan grup banjari kebanggaan kota santri.
“Paling tidak, kita bisa menunjukkan dan memberi waktu kepada mereka untuk bisa memperkenalkan sekaligus menghibur masyarakat,” kata Ahmad Syamsul Rijal kepada NU Online.
Ketua Panitia Pasar Rakyat ini menandaskan, disamping para pengunjung dapat memperoleh informasi dan memperoleh beberapa sembako dengan harga jauh di bawah pasar, pada saat yang sama bisa memperoleh hiburan berupa parade banjari.
“Waktu pentas memang lama dan panjang,” kata Mas Rijal –sapaan akrabnya-. Hal ini karena parade yang dimaksud adalah kolaborasi dari sejumlah grup banjari dari seluruh Jombang.
“Kita pilih personel terbaik, dan mereka dipersilahkan mengeksplorasi kemampuan terbaiknya,” kata Rijal.
Bisa jadi, arena Pasar Rakyat sejak pagi tadi bernuansa pasar islami. Pada saat para pengunjung berbelanja, mereka juga bisa merasakan dan mendengar serta menyaksikan tampilan grup banjari terbaik yang dimiliki PCNU Jombang.
“Benar-benar nuansa baru,” kata salah Afhadi Junaidi, salah seorang pengunjung.
Untuk sore, kegiatan pasar rakyat masih terus berlangsung. Dan sejak jam 16.00 WIB, pengunjung dihibur oleh penampilan grup musik dari Jakarta. Dan usai shalat Magrib sebagai puncak acara harlah NU, maulidurrasul serta pasar rakyat.
“Dari PBNU yang akan hadir adalah Drs H Saifullah Yusuf,” kata Mas Rijal.
Persiapan dalam rangka resepsi harlah tersebut sudah cukup siap. Malam ini ditampilkan seni calong, yakni alat musik angklung dari MTsN Bahrul Ulum Tambakberas. Ada juga parade band musik dengan syair dan lirik islami.
“Doakan segalanya bisa berjalan sesuai harapan,” harap Mas Rijal.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Saifullah
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua