Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) mengajak ribuan peserta mudik bareng NU berdoa sebelum keberangkatan 37 bus yang mengantarkan mereka ke pelbagai kota di Jawa. Mereka berdoa bersama agar perjalanan berlangsung lancar tanpa kendala.
Sementara sambutan disampaikan oleh Ketua PBNU KH Abdul Mannan Ghani, Ketua LTM PBNU H Mansur Syairozi, dan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo.
Menurut Kia Mannan, program mudik gratis bareng NU merupakan bentuk kontribusi konkret LTM dalam melayani umat.
“Ini bagian dari ikhtiar kita. NU mesti mengambil bagian di sini. Jangan hanya mengklaim bahwa jumlah warga NU puluhan juta. Tetapi pengurus NU mesti tunjukkan dan berbuat konkret untuk mereka,” kata Kiai Mannan yang sebelumnya diamanahi sebagai Ketua LTM PBNU di hadapan ribuan pemudik bareng NU di halaman parkir PBNU, Sabtu (2/7) pagi.
Sementara H Mansur Syairozi dalam sambutannya mengatakan bahwa LTM PBNU terus bergerak dinamis.
“Tahun ini mudik bareng NU istimewa. Kita memberangkatkan sebanyak 580 pemudik melalui moda transportasi kereta. Sebagian dari mereka bahkan kita sediakan keberangkatan balik ke Jakarta,” kata H Mansur.
Menurut salah seorang koordinator mudik bareng NU Mujahidin, LTM PBNU menyediakan enam gerbong untuk keberangkatan kereta. Ia berharap ke depan layanan mudik LTM PBNU semakin baik.
Layanan mudik bareng ini terselenggara atas kerja sama LTM PBNU dan Bank Mandiri. “Pada tahun ini kita juga berkoordinasi dengan LDNU dan NU Online,” kata Mujahidin. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
2
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
6
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
Terkini
Lihat Semua