PBNU Minta Respon atas Film Menghina Nabi Proporsional
NU Online · Kamis, 13 September 2012 | 11:04 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengutuk keras keberadaan sebuah film yang menghina Nabi Muhammad yang diungguh di laman youtube. Namun demikian, ia meminta respon atas kasus tersebut disikapi secara proporsional.<>
âDari dulu sampai sekarang, selalu ada orang yang tidak suka kepada Rasulullah, tetapi kita jangan sampai menghabiskan energi untuk itu, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa,â katanya di gedung PBNU, Selasa (13/9).
Ia menegaskan, Nabi Muhammad merupakan figur yang mulia dan sempurna. âAllah akan menjaga nama baik beliau, baik ketika masih hidup atau sesudah mati,â tandasnya.
Dikabarkan, film tersebut merupakan film amatir yang dibuat oleh ekspatriat koptik Mesir yang menetap di Amerika Serikat. Film tersebut selanjutnya diungguh di Youtube dalam versi bahasa Arab yang akhirnya memicu kemarahan umat Islam di Libya dan Mesir.
Sekitar 3000 demontran berunjuk rasa di kantor Kedubes AS di Mesir dan menuntut film tersebut ditarik dari peredaran.Sementara aksi demonstrasi di Benghazi Libya telah menewaskan duta besar AS dan tiga staffnya.Â
Sam Bacile, warga AS yang terlibat dalam proses pembuatan film tersebut menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan tidak membayangkan reaksi yang timbul seperti saat ini. Ia menyatakan, film tersebut belum sepenuhnya rampung dan menolak distribusi secara online.Â
Ia juga menyatakan, film tersebut awalnya diproduksi dalam bahasa Inggris, tetapi ia mengaku tidak tahu siapa yang merilisnya dalam bahasa Arab. Beberapa blog anti muslim juga menayangkan rangkaian adegan tersebut yang mengambarkan Nabi Muhammad sebagai seorang penganiaya dan pembunuh kejam.
Menlu AS Hillary Clinton khawatir protes serupa menyebar ke negara-negara lainÂ
âAS menyesalkan upaya yang disengaja untuk merendahkan keyakinan agama orang lain. Komitmen kami terhadap toleransi beragama tetap sama. Tapi saya tegaskan, tidak pernah ada pembenaran atas tindakan kekerasan semacam ini,â tandasnya seperti dilansir yahonews.com.
Penulis: Mukafi NiamÂ
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua