PBNU Perlu Meningkatkan Penguatan Ideologi
NU Online · Senin, 18 Februari 2019 | 04:30 WIB
Probolinggo, NU Online
A’wan Syuriyah PWNU Jawa Timur, H Hasan Aminuddin berharap agar Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang akan digelar di Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, 27 Februari hingga 2 Maret mendatang itu dapat dijadikan ajang evaluasi sekaligus instropeksi terhadap seluruh program NU, khususnya yang menyangkut ideologi. Sebab saat ini, tidak sedikit anak muda NU yang ideologinya terkontaminasi lantaran pergaulan atau pengaruh pendidikan di luar Indonesia.
“Kami berharap ada penguatan ideologi, bagaimana Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) ini menjadi warisan para orang tua bagi anak cucunya,” tukas Hasan kepada NU Online di kediamannya, Probolinggo, Jawa Timur, Ahad (17/2).
Selain itu, mantan Bupati Probolinggo dua periode tersebut juga mengingatkan PBNU untuk melakukan regenerasi dalam kepemimpinan PBNU maupun lembaganya. Sebab, tantangan NU kedepan semakin kompleks, sehingga PBNU membutuhkan orang-orang kreatif, responsif, dan cekatan dalam menjawab permasalahan yang timbul.
“Karena NU ini organisasi terbesar jumlah jamaahnya, maka perlu ada proses regenerasi di PBNU, khususnya tanfidziahnya, lembaga, dan lajnahnya,” pungkas Hasan (Red: Aryudi AR)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua