Probolinggo, NU Online
PCNU Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Jamâiyah Ishari (Ikatan Seni Hadrah Indonesia) Kabupaten Probolinggo dan Jamâiyah Sarwah Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo menggelar khitanan massal di Yayasan Roudlotul Hidayah Desa Curah Dringu Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo.<>
Khitanan massal yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh 60 anak yang berasal dari 8 (delapan) desa yang berasal dari Kecamatan Tongas dan Sumberasih Kabupaten Probolinggo. Hanya saja, peserta khitanan massal ini harus berusia minimal 4 (empat) tahun. Karena kriteria tersebut, sedikitnya 8 (delapan) anak tidak dapat dikhitan dan ditunda pada tahun depan.Â
âTadi ada beberapa peserta yang terpaksa tidak dikhitan dan ditunda tahun depan. Pasalnya umur mereka masih dibawah 4 tahun. Tetapi kami salut karena anak-anak ini sudah berani untuk mengikuti khitanan massal,â ungkap Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Saiful Hadi.Â
Menurutnya, kegiatan khitanan massal ini digelar dengan tujuan untuk bisa saling berbagi dan membantu masyarakat yang anaknya belum dikhitan. Selain itu juga untuk membangun kekuatan warga nahdliyin dan sinergitas antara perangkat desa dengan Muspika dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Probolinggo.
âAlhamdulillah, kegiatan khitanan massal ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Dari tahun ke tahun, jumlah pesertanya terus mengalami peningkatan. Mudah-mudahan tahun depan kegiatan ini bisa lebih sukses dan semarak dengan peserta yang lebih banyak,â harapnya.
Dijelaskan KH Saiful Hadi, khitanan massal ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun yang digagas oleh PCNU Kabupaten Probolinggo. Tahun ini sudah memasuki edisi yang ketiga. Tahun pertama, kegiatan ini hanya diikuti oleh 27 anak saja. Kemudian tahun kedua meningkat menjadi 43 anak. Lalu tahun ini pesertanya mencapai 60 anak. âMudah-mudahan tahun depan pesertanya bisa meningkatnya menjadi 100 peserta,â tambahnya.
Redaktur   : Mukafi Niam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua