Pemerintah RI Abai Terhadap Gerakan Khilafah
NU Online Ā· Senin, 5 Agustus 2013 | 07:03 WIB
Jakarta, NU Online
Pemerintah Republik Indonesia sudah melakukan pembiaran terhadap gerakan khilafah. Pembiaran Pemerintah RI menujukkan ketidakjelasan sikapnya. Padahal gerakan khilafah berupaya terang-terangan mendongkel dasar negara Indonesia Pancasila.
<>
Demikian dikatakan oleh Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mashdar Farid Masudi dalam forum diskusi yang diadakan LAKPESDAM NU di Kantor PBNU lantai delapan, jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (2/8) sore lalu.
Terkait sikap abai pemerintah itu, KH Mashdar merujuk kepada peristiwa deklarasi khilafah oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) beberapa bulan lalu di stadion utama Bung Karno, Jakarta Selatan.
āDeklarasi khilafah itu ditayangkan oleh stasiun televisi pemerintah Televisi Republik Indonesia (TVRI),ā kata KH Mashdar dalam diskusi yang bertajuk āMenggugat Empat Pilarā yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin, Peneliti LIPI Siti Zuhro, Peneliti Pusat Pancasila UGM Kailani.
KH Mashdar menunjukkan sikap kecewa terhadap Pemerintah RI yang membiarkan media resminya TVRI memberikan forum gerakan khilafah dalam siarannya. Ia menilai pembiaran tayangan deklarasi khilafah itu sebagai tindakan fatal Pemerintah RIĀ
āPemerintah ini ingin menunjukkan sikap yang sangat toleran atau sikap saking linglungnya?ā tegas KH Mashdar di hadapan sedikitnya 70 peserta diskusi.
Penulis: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
2
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
3
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
4
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
5
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
6
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
Terkini
Lihat Semua