Peran Ulama Indonesia di Kancah Dunia Dipertanyakan
NU Online · Senin, 12 November 2012 | 10:17 WIB
Jakarta, NU Online
Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia dinilai gagal menelorkan ulama tingkat dunia. Adalah ulama perempuan asal Maroko Prof Dr Mariam Ait Ahmed yang mempertanyakan peran ulama Indonesia di kancah dunia.<>
Hal tersebut disampaikan Guru Besar Universitas Ibnu Thufail Maroko itu dalam Nadwah Ilmiyah yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Lembaga Bahtsul Masail (LBM) di ruang pertemuan Syuriyah PBNU, Jakarta Pusat, Senin (12/11) siang.
“Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, tapi tidak ada ulama Indonesia yang tampil di kancah dunia,” katanya.
Dirinya mengaku tidak menemukan karya ilmiah yang menonjol yang dipersembahkan oleh ulama Indonesia saat ini untuk dunia. Selain karya, peran ulama Indonesia dalam mengatasi berbagai persoalan dunia muslim juga tidak nampak.
Tidak hanya ulama Indonesia, Mariam Ait Ahmed yang dikenal sebagai pakar perbandingan agama itu juga mempertanyakan peran ulama Timur Tengah. Katanya, ulama Timur Tengah tidak banyak berbuat sesuatu untuk mengatasi persoalan pemuda Islam, terutama yang muncul akibat perkembangan teknologi informasi.
“Para ulama (Timur Tengah) hanya mengatakan naudzubillah (kita berlindung kepada Allah: red) dan tidak melakukan apa-apa,” katanya mengutip ayat Al-Qur’an yang menyerukan umat Islam untuk bertindak aktif mengatasi berbagai persoalan yang sedang dihadapi.
Mariam Ait Ahmed juga dijadwalkan akan memberikan kuliah umum di hadapan segenap civitas akademika STAINU Jakarta di aula PBNU, Senin malam ini. Kuliah umum yang bertajuk “Ad-Dirasah al-Islamiyah, Mafhumuha wa Majaluha” ini dijadwalkan mulai pukul 18.30 WIB.
Selain menjadi guru besar perbandingan agama, Prof Mariam merupakan ketua organisasi Persaudaraan Indonesia-Maroko. Rencananya, STAINU Jakarta akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan organisasi ini dalam hal kebudayaan dan pendidikan.
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
6
Rencana Kenaikan BBM Subsidi, MTI Usul Pemerintah Siapkan Transportasi Umum Murah
Terkini
Lihat Semua