PKN II GP Ansor Ditutup dengan Tabayun Kebangsaan
NU Online · Selasa, 16 Oktober 2012 | 10:13 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengakhiri Pelatihan Kader Nasional (PKN) Angkatan II yang digelar 11-15 Oktober 2012 di Sekretariat Pusat GP Ansor, Jakarta Pusat, Senin (15/10) malam. Kegiatan ditutup bersamaan dengan kegiatan Tabayun Kebangsaan Pemberotakan PKI 1948-1965 di Mata NU/GP Ansor.<>
Ketua Umum PP GP Ansor Nusron Wahid menyatakan, tabayun atau klarifikasi seputar kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) ini merupakan respon atas berbagai pemberitaan sejumlah pihak yang tidak utuh dan terkesan menyudutkan kaum santri.
Turut mengisi dalam kesempatan ini sejumlah tokoh, sejarawan dan pelaku sejarah, seperti Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali, Rois Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi, peneliti senior LIPI Prof Taufik Abdullah, Prof Salim Said, sejarawan NU Agus Sunyoto dan Choirul Anam, anggota Komnas HAM Ahmad Baso, dan sesepuh sekaligus Mantan Ketua Umum GP Ansor Khalid Mawardi.
Nuron menyayangkan pemberitaan media yang tak berimbang dalam melihat sejarah kelam dari 1948-1965. Meski demikian, GP Ansor tidak berniat demonstrasi ke berbagai pihak yang dapat merusak demokrasi lantaran mengekang kebebasan berbicara.
“Tetapi kalau demokrasi itu disampaikan dengan penggalan-penggalan sejarah yang tidak utuh, maka kita pun tidak akan diam,” ujarnya.
Menurut Nusron, kesempatan ini menjadi momentum penyadaran kolektif tentang peristiwa apa yang sesungguhnya terjadi. Semua dilakukan bukan hanya untuk kebaikan NU tapi juga seluruh elemen bangsa.
“Untuk mencapai Indonesia yang lebih baik tanpa mencederai satu sama lain,” tegasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
6
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
Terkini
Lihat Semua