PMII Gandeng NU Care-LAZISNU untuk Kelola Gerakan Goceng untuk Kongres
NU Online · Sabtu, 25 Januari 2020 | 15:00 WIB
Abdul Rahman Ahdori
Kontributor
Koordinator Nasional Gerakan Goceng untuk Kongres Muhammad Alwi Chabib mengatakan, kerja sama itu dibuat untuk melancarkan penghimpunan dana dari kader-kader PMII dari Sabang sampai Merauke. Ia mengatakan, secara prinsip gerakan itu tidak jauh berbeda dengan Gerakan Koin Muktamar NU yang sudah sejak awal diluncurkan PBNU.
"Ini juga terinspirasi dari Koin Muktamar NU makanya kami juga bekerja sama dengan NU Care-LAZISNU," kata Alwi di Jakarta, Sabtu (25/1) sore.
Ia menjelaskan, gerakan goceng untuk Kongres tidak hanya untuk mewujudkan kemandirian PMII tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada sosok KH Idham Chalid sebagai tokoh NU yang selalu menjadi panutan kader-kader PMII.
Gerakan goceng hanya sebatas simbol, artinya, pihaknya menerima kepada siapa pun yang ingin menyumbangkan lebih dari lima ribu rupiah. Sampai saat ini, gerakan goceng untuk Kongres masih disosalisasikan kepada seluruh pengurus PMII yang ada di seluruh daerah provinsi dan kabupaten/kota.
"Tujuan dari gerakan ini sebenarnya kami ingin mengawali agar kader PMII terbiasa mandiri secara finansial, ini bisa diterapkan oleh PKC maupun PC ke depannya, acara yang membutuhkan biaya banyak bisa ringan apabila dipikul bersama-sama," katanya.
Atas kerja sama tersebut, kepada kader PMII yang ingin berpartisipasi dan mendukung gerakan PMII Mandiri mereka harus berdonasi melalui situs NU Care-LAZISNU di http://gocengkongres.nucare.id.
Kontributor: Abdul Rahman Ahdori
Editor: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua