PMII Jakarta Gelar Pembukaan PKL dan Seminar Nasional
NU Online · Selasa, 24 September 2019 | 14:45 WIB
Ketua PKC PMII DKI Jakarta, Daud Azhari menyatakan bahwa dalam Peraturan Organisasinya, pengurus diwajibkan melaksanakan PKL maksimal dua kali. Namun, pihaknya mengaku bersyukur karena tidak hanya mencapai target dari aturan yang ada, melainkan juga mampu melampauinya.
“Alhamdulillah PKC PMII DKI Jakarta berhasil melaksanakan untuk yang ke tiga kalinya,” kata Daud.
Menurut Daud, PKL yang ke tiga ini terjadi perbedaan dengan PKL sebelumnya, yakni peserta dari luar Jakarta turut mendaftar. Hingga kini, peserta yang telah mendaftar sebanyak 25 orang. Jumlah itu terbagi atas 10 peserta dari Jakarta dan 16 peserta dari luar Jakarta. Peserta yang mendaftar nantinya disaring (screening) oleh tim kaderisasi dari PB PMII.
“Iya (ketat), karena discreening langsung oleh tim kaderisasi PB PMII. Jadi kami tidak (ikut melakukan) screening,” katanya.
Pihaknya menargetkan peserta PKL menjadi aktivis mujtahid, yakni konseptor dan mampu menciptakan hal-hal yang baru dan terbaik untuk nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Menurutnya, jika persyaratan tersebut tidak dapat dilakukan, maka peserta tidak akan mendapatkan sertifikat PKL. “RTL itulah yang menentukan mereka lulus atau tidak,” jelasnya.
Sementara Sekretaris Umum PB PMII Sabolah Al-Kalamby berharap, PKL ini sukses menjadikan pesertanya berkembang. Peserta disebutnya tidak boleh lagi berbicara tentang perolehan dari organisasi, melainkan harus sudah berpikir bagaimana memberikan kontribusi kepada PMII dan NU agar Islam Aswaja An-Nahdliyah dapat tersebar luas.
“Kita berharap, peserta ini sadar bahwa ini adalah kaderisasi tingkat tiga yang tidak boleh main-main, sehingga kader juga merefleksi bahwa setiap forum diskusi dan acara PKL ini mereka tidak meremehkan,” kata Sabolah.
Seusai pembukaan, acara dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertajuk Memperkokoh Semangat Persatuan dan Persaudaraan dalam Bingkai Kebinekaan.
Pewarta: Husni Sahal
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua