Jakarta, NU Online
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi kantor Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, Rabu (24/12) pagi. Kedatangan Jokowi disambut oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di halaman kantor yang dibangun oleh KH Abdurrahman Wahid itu.<>
Meski terkenal dengan blusukan dan datang tiba-tiba, namun blusukan Jokowi ke kantor PBNU sudah terdengar di kalangan pengurus sejak Selasa malam. Jadi kedatangannya sudah dipersiapkan.
Sekjen PBNU Marsudi Syuhud Selasa malam mengatakan, pihaknya telah mendapat informasi dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Selasa sore. “Benar Pak Jokowi akan bersilaturahim ke PBNU. Sore tadi sekitar jam enam kami mendapatkan konfirmasi dari Mensesneg,” katanya.
Selasa malam, Ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali bersama Sekjen Marsudi Syuhud, Wasekjen Abdul Mun’im DZ, dan bendahara Umum Bina Suhendra, tampak asyik ngobrol dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto.
Jokowi tiba di kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu pagi sekitar pukul 08.20 WIB. Jokowi yang mengenakan baju batik coklat langsung bersalaman dengan Said Aqil dan Lukman Hakim yang juga berpakaian batik.
Ketiganya berjalan beriringan menuju ke lift dan naik ke ruang rapat di lantai 5, tepat di samping ruang redaksi NU Online, tanpa memberikan penjelasan apapun kepada wartawan.
Usai dari PBNU, Jokowi juga dijadwalkan blusukan ke kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. (Musthofa Asrori/Anam)
Foto: detik.com
Terpopuler
1
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
2
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua