Profil KM Kelud yang Jadi Lokasi Kongres XVI GP Ansor
NU Online · Jumat, 2 Februari 2024 | 18:30 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor menggelar Kongres XVI di Kapal KM Kelud pada Jumat (2/2/2024). Kapal ini berlayar membawa peserta kongres dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Pilihan Kongres di kapal motor (KM) ini sarat nilai filosofis. Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas menyebut bahwa kapal selalu berlayar memiliki tujuan yang jelas. Dalam hal ini, tujuan Ansor adalah sebagai masa depan NU sekaligus NU masa depan.
"Satu tujuan kami, berlayar dalam satu kapal kongres, merasakan ombak yang sama. Kader Ansor tidak akan lompat dari kapal besar Ansor," ujarnya.
Dilansir dari situsweb Pelni, Kapal KM Kelud merupakan kapal penumpang PELNI buatan Jerman yang telah beroperasi sejak 1998.
KM Kelud pada asalnya beroperasi pada rute Jakarta dan menyinggahi Batam, Tanjung Balai Karimun hingga ke Medan. KM Kelud dapat dijumpai dan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok setiap Jumat malam.
Baca Juga
Gus Yahya: Ansor itu Pandu NU
KM Kelud ini memiliki kapasitas 2.000 penumpang. Ia mempunyai sejumlah fasilitas di atas kapal, seperti restoran, kafetaria, mini gym, poliklinik, hingga arena bermain anak-anak.
Di dalam kapal yang terdiri dari 7 dek ini juga terdapat fasilitas kamar untuk tidur penumpang, terdiri dari kelas 1, kelas 2, dan ekonomi.
KM Kelud ini mengalami rebranding dengan perubahan warna dari krem ke putih biru mulai September 2023 lalu.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua