PWNU Diharapkan Dukung Aktifitas Badan Otonom
NU Online · Sabtu, 13 Oktober 2012 | 01:22 WIB
Jakarta, NU Online
PWNU seluruh Indonesia secara struktural membawahi badan otonom (banom) dan lembaga NU. Tak hanya itu, mereka juga harus mendukung aktifitas anak-anak organisasinya. Hal ini disampaikan oleh Hj. Hizbiyah Rochim, Ketua PW Muslimat NU DKI Jakarta kepada NU Online pertelepon, Sabtu (11/10).
<>
“Pengurus Wilayah NU memang semestinya harus memiliki perhatian kepada anak organisasi di bawahnya,” ungkap Hj. Hizbiyah.
Dukungan PWNU menjadi dorongan bagi lembaga dan banom yang ada untuk lebih aktif dalam menjalankan program-programnya. Lewat dukungan PWNU pula, lembaga dan banom NU dapat bergerak secara leluasa dalam mengabdi kepada masyarakat.
Sebagai contoh, PWNU DKI Jakarta selama ini menaruh kepedulian terhadap Muslimat NU DKI Jakarta, kata Hj. Hizbiyah. Dukungan itu secara nyata diwujudkan antara lain dengan memasilitasi kegiatan majelis taklim bulanan Muslimat NU DKI Jakarta di halaman parkir kantor PWNU Jakarta, jalan Talang nomor 3, Proklamasi, Jakarta Pusat.
Dari sisi tersebut, PWNU di seluruh Indonesia perlu meniru perilaku PWNU DKI Jakarta, tambah Hj. Hizbiyah. PWNU mungkin saja memiliki kemampuan untuk itu. Tetapi PWNU juga harus mempunyai kemauan baik untuk terlibat aktif dalam menyokong program-program anak organisasinya.
Salah satu program penting lain adalah kaderisasi dan peningkatan kualitas kepemimpinan. PWNU bukan saja memperhatikan kaderisasi di lingkungannya. PWNU juga penting untuk memikirkan dan melibatkan diri pada kaderisasi dan kapasitas kepemimpinan organisasi di kalangan banom dan lembaga-lembaga NU di bawah naungannya, imbau Muslimat NU DKI Jakarta kepada seluruh PWNU se-Indonesia.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua