Rais 'Aam PBNU Sebut Dua Prioritas Pengurus NU
NU Online · Ahad, 20 Desember 2015 | 23:11 WIB
Pasuruan, NU Online
Rais âAam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Ma'ruf Amin menghadiri Haul Al-Arif Billah KH Abdul Hamid Pasuruan pada (21/12). Ia disambut PCNU Kota Pasuruan dengan mengadakan kegiatan bertajuk "Silaturahim PBNU dengan Pengurus NU se-Pasuruan Raya".
<>
Silaturahim yang berlangsung di aula PCNU Kota Pasuruan tersebut dimulai dengan pembacaan istighosah dipimpin Rais Syuriyah PCNU Kota Pasuruan KH Said Kholil. Kemudian dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dari ketua PCNU Kota Pasuruan KH Halim Mas'ud.
Dalam taushiyahnya, KH Ma'ruf Amin menyampaikan, prioritas kegiatan pokok pengurus NU. Pertama, adalah penguatan Aqidah Ahlusunnah wal-Jamaah An-Nahdliyah.
Islam Nusantara, kata dia, yang menjadi perbincangan ramai di masyarakat, sebenarnya adalah sebuah kemasan dengan isi Islam Ahlusunnah wal jamaah An Nahdliyah. âJadi, bukan aliran baru seperti banyak dituduhkan oleh pihak yang tidak mau bertabayun,â tegasnya.
Dengan corak dakwahnya yang santun dan teduh, lanjut Kiai Maâruf, Islam Nusantara diharapkan menjadi solusi atas problematika bagi dunia Islam dewasa ini.
Kedua, adalah perbaikan dan pemberdayaan jamâiyah dengan prinsip aktif, dinamis, kreatif. Hal itu dilakukan secara berkelanjutan di semua bidang dengan menggalakkan pada sektor ekonomi dan pendidikan.
âUntuk mewujudkan tujuan NU maka diperlukan konsolidasi organisasi dan semangat ke-NU an,â pungkasnya.
Rais Aam menegaskan bahwa NU tidak boleh sekedar besar jumlahnya tetapi kecil perannya. NU harus besar jumlahnya dan besar pula perannya. Maka yang perlu ditingkatkan adalah semangat ke-U-an yang akan mengembalikan kejayaan NU sebagaimana di tangan para pendirinya.Â
Acara ini dihadiri para pengurus PCNU Kota Pasuruan dan PCNU Kabupaten Pasuruan dengan dipandu cucu Almaghfurlah KH Abdul Hamid, Muchamad Nailur Rohman. (zulkarnaian mahmud/abdullah alawi)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua