Rais Aam PBNU Berharap Muktamar Ke-34 NU Dilaksanakan pada Akhir 2021
NU Online · Sabtu, 25 September 2021 | 08:00 WIB
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menyinggung pelaksanaan Muktamar Ke-34 NU pada pidato iftitah Munas dan Konbes NU 2021. (Foto: Suwitno)
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar meminta Muktamar NU Ke-34 diselenggarakan paling lambat Desember 2021. Hal ini didasarkan pada berbagai pertimbangan AD/ART dan aspirasi dari berbagai Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU).
“Aspirasi dari struktur Nahdlatul Ulama tidak dapat kita nafikan karena sebagaimana diatur dalam AD/ART yang memiliki hak menentukan keputusan pelaksanaan Muktamar NU adalah PWNU,” kata Kiai Miftach saat menyampaikan Khutbah Iftitah pada Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2021 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (25/9).
Atas dasar itulah, lanjut Kiai Miftach, dengan sepenuhnya menghormati hak seluruh PWNU, berdasarkan AD pasal 14 dan ART pasal 57 dan 58, serta pertimbangan kondisional maupun syar'i, ia meminta Muktamar NU Ke-34 dilaksanakan pada 2021 ini, selambat-lambatnya pada Desember 2021.
Kiai Miftach menegaskan bahwa hal tersebut sekaligus menjadi harapan dan doa agar pandemi ini akan berakhir. Namun, jika terdapat perkembangan pandemi Covid-19 yang membahayakan, ia meminta keikhlasan PWNU agar menyerahkan keputusan Muktamar NU Ke-34 kepada PBNU.
“Manakala nanti kondisi belum memungkinkan karena ada perkembangan Covid-19 yang membahayakan keselamatan bersama, maka kami meminta ridha dan keikhlasan dari para Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama untuk menyerahkan keputusan terkait terkait penyelenggaraan Muktamar kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Selain untuk memutuskan penyelenggaraan Muktamar NU Ke-34, Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2021 ini juga menjadi media bagi PWNU untuk menyampaikan aspirasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).
“Sebagai media bagi seluruh pengurus wilayah Nahdlatul Ulama yang memiliki hak untuk hadir dan mengikuti pelaksanaan Munas dan konbes ini untuk menyampaikan aspirasi yang dalam hal ini tentu mengemban amanah dan kehendak dari seluruh pengurus cabang Nahdlatul Ulama di wilayah masing-masing,” katanya.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Mustasyar PBNU sekaligus Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus PBNU dan PWNU.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua