Sambut Paus Fransiskus, Ketua Umum PBNU: Selamat Datang di Negeri Persatuan dan Toleransi
NU Online · Rabu, 28 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat memberikan ucapan sambutan kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. (Foto: istimewa)
Husnul Khotimah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan sambutan akan kunjungan Paus Fransiskus, Pemimpin Besar gereja Katolik sedunia di Indonesia yang akan tiba di Indonesia pada awal September 2024 mendatang.
"Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama Jam'iyah Nahdlatul Ulama, atas nama segenap warga Nahdlatul Ulama, saya mengucapkan selamat datang atas kunjungan Yang Mulia Paus Fransiskus ke Indonesia ini," ujar Gus Yahya, Rabu (28/8/2024).
“Selamat datang dan selamat menikmati negeri persatuan dan kesatuan, negeri toleransi dan persaudaraan, bangsa Bhinneka Tunggal Ika,” lanjutnya.
Gus Yahya berharap kehadiran Paus Fransiskus dapat meneguhkan persaudaraan sesama bangsa dan sesama umat manusia.
“Semoga kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia ini dapat ikut semakin meneguhkan kerukunan di antara segenap warga bangsa kami dan juga meneguhkan persaudaraan kemanusiaan di antara seluruh umat manusia,” katanya.
Paus Fransiskus merupakan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Sedunia. Melansir dari laman Keuskupan Agung Jakarta. Pekan depan, ia akan melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste dan Singapura pada tanggal 2-13 September 2024.
Indonesia akan menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan Asia Pasifik, yaitu pada tanggal 3 sampai dengan 6 September 2024.
Paus Fransiskus dijadwalkan tiba di Indonesia pada tanggal 3 September 2024 siang. Lalu, keesokan harinya atau pada 4 September 2024, pemimpin umat Katolik tersebut dijadwalkan bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.
Kehadiran sosok dengan nama lahir Jorge Mario Bergoglio tersebut ternyata tidak hanya disambut antusias umat Katolik saja. Terbukti pada 5 September 2024, Paus Fransiskus dijadwalkan untuk menghadiri pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal, Jakarta, dilanjutkan pertemuan dengan penerima manfaat organisasi amal di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia.
Selanjutnya, Paus akan melanjutkan kunjungan ke Port Moresby (Papua Nugini) dan Vanimo dari 6-9 September 2024, Dili (Timor Leste) dari 9-11 September 2024 dan Singapura dari 11-13 September 2024.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
4
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua