Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak umat Islam di Indonesia melaksanakan shalat gerhana bulan atau shalat khusuf pada saat terjadi gerhana bulan pada Sabtu malam (4/4). Gerhana akan dapat diamati di seluruh daerah di Indonesia.<><>
Data hisab Lajnah Falakiyah PBNU menunjukkan bahwa gerhana bulan gerhana bulan total akan terlihat di seluruh wilayah Indonesia pada hari Sabtu 4 April 2015.
Menurut Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghaalie Masroeri, gerhana bulan malam ini akan terjadi dengan beberapa tahap:
1. Awal Gerhana Bulan Penumbra pkl 16:01:27 WIB
2. Awal Gerhana Bulan Sebagian pkl 17:15:45 WIB
3. Awal Gerhana Bulan Total pkl 18:57:54 WIB
4. Pertengahan Gerhana pkl 19:01:24 WIB
5. Akhir Gerhana Bulan Total pkl 19:05:37 WIB
6. Akhir Gerhana Bulan Sebagian pkl 20:44:46 WIB
7. Akhir Gerhana Bulan Penumbra pkl 21:58:58 WIB
“Mari kita amati dan kita sambut dengan dzikir dan ibadah,” kata kiai Ghazalie Masroeri.
Shalat khusuf hukumnya sunnah muakkadah atau sangat diutamakan. Shalat gerhana dikerjakan dengan dua rakaat sebagaimana shalat sunnah biasa, namun ada rukun yang berbeda.
Pada setiap rakaat, shalat gerhana dilakukan dua kali ruku’. Setelah membaca Al-Fatihah dan surat, lalu ruku’ terus bangun dan membaca Al-Fatihah dan surat lagi. Setelah itu ruku’ yang kedua, kemudian i'tidal dan melakukan sujud yang pertama seperti shalat biasa, lalu duduk antara dua sujud, lalu sujud yang kedua, kemudian bangkit berdiri untuk rakaat yang kedua. Pada rakaat yang kedua ini, ruku’ juga dilakukan dua kali seperti pada rakaat yang pertama. Kemudian diakhiri dengan bacaan tahiyat.
Shalat khusuf bisa dilaksanakan secara berjama’ah baik di masjid maupun di musholla-musholla lalu ditutup dengan dua kali khutbah. Jika kita tidak bisa melaksanakannya secara berjama’ah maka bisa dikerjakan secara sendiri di rumah masing-masing walaupun tanpa khutbah. (Red: Anam)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
4
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Khutbah Jumat: Mari Tingkatkan Kualitas dari Ibadah Personal Menuju Kepedulian Sosial
Terkini
Lihat Semua