Sikapi "Innocence of Muslims" secara Intelektual
NU Online · Jumat, 21 September 2012 | 08:36 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Majelis Ulama (MUI) Banten, H AM Romly, menyatakan, para ulama di daerahnya menyikapi film Innocence of Muslims secara intelektual, rasional dan berkepala dingin.<>
"Hati boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin," kata Romly, di Bandara Soekarno-Hatta, saat ikut melepas Kloter I Jemaah Haji Indonesia ke tanah suci, Arab Saudi, Kamis.
"Jelas saja penghinaan terhadap agama mana pun harus dikutuk. Bukan hanya Islam, agama lain pun tidak dibernarkan dihina," katanya.
Pelaku penghinaan terhadap suatu agama harus ditindak. Termasuk seluruh personil yang terlibat dalam pembuatan dan pengedaran film Innocence of Muslims. Meski begitu, pihaknya mengajak umat Islam untuk tetap mengedepankan sikap intelektual, rasional dan berkepala dingin.
Para ulama Banten, lanjut dia, dalam menyikapi persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat lebih banyak menggunakan pendekatan kearifan lokal setempat. Iman dan taqwa harus pula menyatu dalam kehidupan sehari-hari.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
4
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua