SNMPTN Jalur Undangan 2013 Rawan Diselewengkan
NU Online · Selasa, 6 November 2012 | 12:04 WIB
Jakarta, NU Online
Lembaga Pendidikan Ma’arif NU menyambut baik aturan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) jalur undangan 2013 yang dikeluarkan pemerintah. Meskipun demikian, LP Ma'arif NU menilai, pelaksanaan kebijakan itu masih rawan diselewengkan.<>
Wakil Ketua Pengurus Pusat LP Ma’arif NU Masduki Badilawi menyatakan, akumulasi nilai dari 40% rapor sekolah dan 60% ujian nasional (UN) merupakan syarat seleksi yang cukup adil, baik untuk sekolah swasta maupun negeri.
“Sebenarnya itu cukup fair asalkah dalam praktiknya tidak didiskriminasi dengan sekolah-sekolah unggulan, dan seterusnya itu,” ujarnya.
Menurut Masduki, dengan mental umum penyelenggara pendidikan di Indonesia yang terliberalisasi, potensi penyeleksian calon mahasiswa berdasarkan kelas ekonomi sangat tinggi.
“PTN dalam penyelekesiannya diarahkan tidak semata-mata seleksi akademik, tetapi lebih diarahkan kepada siapa yang kuat bayar,” tuturnya di Jakarta, Selasa (6/11).
Mantan Wasekjen PBNU ini menambhakan, jika ini terjadi, madrasah-madarasah NU akan menjadi korban paling besar, mengingat mayoritas peserta didik berasal dari ekonomi menengah ke bawah.
Ia mengingatkan, SNMPTN jalur undangan ini juga dapat mempengaruhi tingkat manipulasi di sejumlah sekolah bermutu rendah. Rekayasa bisa dilakukan, misalnya, dengan penambahan nilai anak didik demi kemudahan masuk ke perguruan tinggi.
“Praktik dilapangan kadang tidak seperti yang diharapkan. Sering ada permainan-permainan, dan ini yang harus diwaspadai,” tandasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
6
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
Terkini
Lihat Semua