Tawuran Mahasiswa, Produk Salah Perguruan Tinggi
NU Online · Jumat, 12 Oktober 2012 | 11:59 WIB
Jakarta, NU Online
Aksi tawuran antar mahasiswa dinilai telah mencoreng wajah pendidikan dalam negeri. Kasus ini harus menjadi bahan introspeksi bahwa arah pendidikan sejumlah perguruan tinggi masih jauh dari kondisi ideal.<>
“Ada arah yang salah, baik itu dalam proses maupun pada hasilnya,” kata Ketua Pengurus Pusat Lajnah Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Nur Ahmad, Jumat (12/10).
Dari segi proses, Nur Ahmad menengarai adanya beban pendidikan yang memberatkan dan langkanya pembinaan akhlak di kampus. Sedangkan dari segi hasil, mahasiswa merasakan kekosongan manfaat dari proses yang mereka jalani. Akibatnya mereka mencari “kompensasi”, salah satunya melalui tawuran.
“Jadi terdapat frustasi dini. Pelajar menganggap masa depannya tidak bagus atau suram, hingga akhirnya muncul kompensasi-kompensasi itu,” ujarnya.
LPTNU sangat menyayangkan sejumlah aksi tawuran yang belakangan ini terjadi. Dalam kasus ini, ia mengajak pihak-pihak terkait untuk berbenah diri dan menelusuri penyebabnya. “Kita kan juga nggak tahu, itu scenario dari luar atau tidak,” imbuh Nur Ahmad.
Pihaknya bersyukur, tawuran antar mahasiswa tidak pernah terjadi di perguruan tinggi NU. “Alhamdulillah tidak ada, karena kita menanamkan prinsip-prinsip ahlussunnah wal jamaah. Jauh dari mezalimi orang lain sebab prinsip Aswaja adalah menjunjung tinggi kemaslahatan,” tuturnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
4
Terima Kunjungan Gus Yahya, Kiai Kafabih Lirboyo Sampaikan Pesantren Harus Turun Tangan agar NU Lebih Baik
5
Kumpul di Kediri, para Kiai Sepuh Ingatkan Muktamirin: Jaga Marwah Jamiyah, Hindari Tekanan dan Pertikaian
6
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
Terkini
Lihat Semua