Nasional

Termuda, Siswa Kembar Usia 16 Tahun Imami Tarawih di Masjid Al-Azhar Mesir

NU Online  ·  Ahad, 8 Maret 2026 | 18:00 WIB

Termuda, Siswa Kembar Usia 16 Tahun Imami Tarawih di Masjid Al-Azhar Mesir

Siswa aliyah berusia 16 tahun mengimami shalat tarawih di Masjid Al-Azhar dengan qiraat asyrah. (Foto: Al-Azhar)

Jakarta, NU Online

 

Siswa kembar berusia 16 tahun terpilih menjadi Imam Tarawih termuda di Masjid Al-Azhar Al-Syarif, Kairo, Mesir. Kedua siswa tersebut ialah Al-Hasan Hossam Rizq dan Al-Hussein Hossam Rizq, siswa kelas 2 Madrasah Aliyah (SMA) Al-Azhar.

 

"Mereka menjadi dua siswa termuda yang pernah mengimami jamaah di Masjid Al-Azhar Al-Sharif," demikian keterangan dari akun resmi Al-Azhar, dikutip NU Online pada Ahad (8/3/2026).

 

Terpilihnya dua imam muda tersebut merupakan arahan langsung dari Grand Imam Al-Azhar Syekh Ahmed Al-Thayyib. Momen itu juga disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan Al-Azhar, termasuk Wakil Grand Syekh Al-Azhar, Rektor Universitas Al-Azhar, Kepala Sektor Madrasah Al-Azhar, serta sejumlah pejabat tinggi Al-Azhar lainnya. 

 

"Lantunan tilawah mereka yang khusyuk menggema di seluruh penjuru masjid, didengarkan oleh para jamaah dengan penuh khidmat dan rasa haru, memancarkan spiritualitas malam-malam Ramadhan di pusat ilmu dan ulama tersebut," tulis akun resmi Al-Azhar.

 

Saat menjadi imam, Al-Hasan dan Al-Hussein melantunkan Al-Qur'an menggunakan riwayat Idris dari Khalaf al-Aasyir. Keduanya membacakan Surah Al-Mu'minun dan An-Nur pada rakaat ke-13 hingga ke-20.

 

Penampilan keduanya sarat dengan kematangan penguasaan (itqan), keindahan nada, serta ketepatan tajwid. Hal tersebut berhasil menghadirkan atmosfer shalat yang sangat khusyuk dan tenang bagi seluruh jamaah.

 

Diinformasikan dari akun resmi Al-Azhar Al-Syarif, bahwa Al-Hasan dan Al-Hussein merupakan siswa yang berasal dari wilayah Hosh Issa, Provinsi Beheira, Mesir. Keduanya telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an saat keduanya berusia 13 tahun serta telah menguasai beberapa qira'at, di antaranya riwayat Ibnu Katsir, Warsy, dan Ashim. Dan saat ini, mereka berdua masih menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah Al-Azhar Abdel Moneim Riad.

 

"Keahlian ini mereka dapatkan setelah mempelajari ilmu tilawah dan qira'at di bawah bimbingan para guru di Sektor Madrasah Al-Azhar, serta melalui kualifikasi di Pusat Al-Qur'an dan Rekaman Qur'ani Al-Azhar Al-Syarif," tulis akun resmi Al-Azhar.

 

Penunjukan imam muda ini menjadi bukti nyata komitmen Al-Azhar dalam melakukan kaderisasi berkelanjutan bagi generasi penghafal Al-Qur'an di Mesir. Inisiatif tersebut juga merupakan bagian dari visi strategis yang dicanangkan oleh pimpinan tertinggi Al-Azhar.

 

"Hal ini sejalan dengan arahan Imam Besar untuk memilih para penghafal Al-Qur'an yang memiliki suara merdu dari seluruh penjuru Mesir, guna mempersiapkan mereka mengikuti kompetisi internasional, mengimami salat di Masjid Al-Azhar, serta memperkaya dunia Al-Qur'an dengan bacaan-bacaan yang istimewa," pungkas pernyataan di akun resmi Al-Azhar.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang