Malik Ibnu Zaman
Kontributor
Jakarta, NU Online
Pendakwah Milenial Habib Husein Jafar Al-Hadar mengatakan bahwa ada tiga hal yang penting creator konten dalam berkarya, yaitu, kreativitas, kolaborasi, dan konsistensi. Hal tersebut disampaikan oleh Habib Husein dalam Peluncuran Buku Panduan Menyusun Kontra-Narasi dan Narasi Alternatif Untuk Toleransi Dan Perdamaian, Selasa (30/11/2021) di Glass Ballroom Mercure Hotel Simatupang, Jakarta.
"Yang pertama kreativitas. Kreativitas itu menjadi sangat utama, karena itu penting. Kemudian bukan hanya memikirkan aspek tuntunan dari suatu konten, tetapi juga aspek tontonan dari suatu konten," ujar Direktur Cultural Islamic Academy Jakarta itu.
Ketika konten itu baik tuntunannya, tetapi tidak menarik sebagai tontonan, maka konten itu akan ditolak, tidak akan ditonton. "Jadi, kreativitas itu penting, dan ini perlu dihighlight. Karena banyak sekali video-video yang bagus sekali, tetapi karena tidak menarik untuk ditonton, dan kreativitas itu kita nggak berbicara hal-hal yang amazing gitu, tetapi sesuatu yang sederhana saja. Bahwa gali sesuatu di dalam dirimu yang paling genuine, kemudian hadirkan itu sebagai konten," tambah habib yang aktif sebagai Aktivis Gerakan Islam Cinta itu.
Kemudian yang kedua adalah kolaborasi. Habib Husein mengatakan bahwa berkolaborasi dengan kreator konten lain, agar bertukar penonton (viewers) dan pelanggan (subscribers). "Sehingga, sesama orang-orang yang bergerak di bidang content creator toleran ini harus penting untuk saling berkolaborasi. Atau bahkan berkolaborasi tentang dua hal yang berbeda," jelas Habib Husein.
Kemudian yang terakhir adalah konsistensi. Ini juga yang jarang dipegang oleh sebagian kreator konten yang mengusung toleransi. Bikin video satu dua kali, nulis satu dua kali. Setelah itu karena pengunjungnya sedikit, lalu menghilang begitu saja.
"Padahal yah, saya selalu membayangkan bahwa walaupun viewersnya satu. Tetapi kalau kalau itu orang yang dulunya keras, kemudian jadi asyik itu kan gede banget gitu pahalanya, dan itu healing banget lah bagi kita seharusnya," jelasnya.
Menurutnya, konsistensi itu penting, karena algoritma media sosial, semua media sosial, baik Youtube, ataupun yang lainnya memperhatikan konsistensi.
Kontributor: Malik Ibnu Zaman
Editor: Syakir NF
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
2
Kemenag Buka Program Persiapan Studi ke Luar Negeri, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
3
Khutbah Jumat: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri Saat Bencana
4
Ngaji Al-Hikam, Kiai Miftach Ungkap Makna Keramat dalam Perjalanan Spiritual
5
Baca Doa Ini untuk Jaga Kesehatan Mental
6
Banjir Landa Sejumlah Pemukiman di 7 Kecamatan Abdya, Warga Diminta Tetap Waspada
Terkini
Lihat Semua